Kantor Rektorat IAIN Kalijaga Masih Diduduki Mahasiswa

Para mahasiswa menyatakan akan terus menduduki kantor rektorat sampai tuntutan mereka dipenuhi. Sejumlah karyawan rektorat mengaku tidak bisa bekerja dengan baik karena suasana sangat gaduh.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Mei 2004, 03:39 WIB
Liputan6.com, Yogyakarta: Pendudukan Kantor Rektorat Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang dilakukan mahasiswa masih berlanjut. Hingga Selasa (18/5) petang, ratusan mahasiswa yang menamakan Forum Mahasiswa Persatuan IAIN Sunan Kalijaga terlihat menggelar berbagai atraksi seni di kantor rektorat. Nyanyian kemenangan dan puisi perjuangan silih berganti terdengar. Sementara di luar kantor rektorat, mereka membakar ban dan sejumlah benda milik rektorat, seperti kursi, kayu pintu, dan tempat sampah.

Para mahasiswa menyatakan akan terus menduduki kantor rektorat sampai kebijakan memungut uang penunjang pendidikan sebesar Rp 600 ribu untuk mahasiswa baru dicabut. Pihak rektorat sendiri hingga kini masih bersikukuh mempertahankan kebijakan itu meski sepekan terakhir terus diprotes mahasiswa.

Akibat aksi ini, aktivitas karyawan di Kantor Rektorat IAIN Sunan Kalijaga menjadi terganggu. Sejumlah karyawan mengaku tidak bisa bekerja dengan baik karena suasana sangat gaduh. Rektor IAIN Sunan Kalijaga Amin Abdullah sendiri, siang tadi, tidak terlihat masuk kantor.

Seperti diketahui, aksi pendudukan kampus ini telah berlangsung sejak Senin siang kemarin. Bahkan, saat itu sempat terjadi bentrok antara mahasiswa dan karyawan yang menghalangi aksi tersebut [baca: Demonstrasi di Kampus IAIN Yogyakarta Rusuh].(AWD/Wiwiek Susilo)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya