Liputan6.com, Jakarta - Warga yang tengah menikmati aktivitas Car Free Day (CFD) di Depok tiba-tiba heboh. Kapolres Depok Kombes Abdul Waras muncul dan mentraktir warga, kebanyakan anak-anak.
Awalnya, Kombes Abdul Waras dan anggotanya tengah menikmati sarapan pecel lontong. “Kita lariskan UMKM kita supaya perekonomian Depok maju,” ujar Abdul Waras.
Advertisement
Selesai sarapan, Abdul Waras berkeliling di Jalan Margoda Raya. Kapolres turun langsung melakukan pengamanan agar aktivitas CFD berjalan lancar. Tiba-tiba Kapolres menghampiri penjual jajanan pasar. Dia menyapa warga.
“Ibu mau? Ayo ambil. Gratis. Gratis,” kata kapolres kepada seorang warga.
Satu per satu ibu dan anak ikut mengambil jajanan pasar gratisan itu. Bahkan, Kapolres juga ikut membagikan dagangan
“Makasih ya bapak ganteng,” kata seorang ibu dari kejauhan.
Tak berhenti sampai di situ, Kapolres kembali berjalan dan menyapa penjual gemblong. ajak warga ambil gemblong. Lagi-lagi, Kapolres memanggil anak-anak yang sedang menikmati CFD. Abdul Waras kembali mentraktir anak-anak jajan.
“Kalau gede mau jadi apa?” tanya Kapolres.
“Youtuber,” ucap seorang anak.
Kapolres ambil uang dari kantongnya bayar ke tukang gemblong. Dia beralih ke ibu tukang jamu dan memberikan uang.
Hobi Kapolres mentraktir warga ternyata tak hanya dilakukan saat CFD. Pada malam hari, saat tengah berpatroli bersama tim Jaguar Polres Depok, Kapolres kembali mentraktir warga. Kali ini, menu jajanannya berbeda.
“Kita patrioli malam lariskan saudara kita Pedagang Kaki Lima,” kata Kapolres Abdul Waras.
“Pak dagang apa?” sapa Kapolres kepada seorang pedagang.
“Tahu bulat, pak,” singkat seorang pedagang.
Kapolres langsung membeli tahu bulat dua bungkus. Satu plastik diberikan ke anggotanya untuk dibagikan ke masyarakat.
“Yang mau makan makan saja, kita bagi-bagi ke masyarakat juga,” kata kapolres ke anak buah.
Beri Nasehat Sambil Ngopi
Kapolres lalu duduk di tikar bersama sejumlah pemuda. Dia mentraktir anak-anak muda untuk ngopi bersama di pinggir jalan.
Abdul Waras mewanti-wanti anak muda Depok agar tidak pernah mencoba-coba menggunakan narkotika dan obat terlarang. Dia menggunakan pendekatan persuasif agar lebih diterima anak muda.
“Kalau ada yang ngajak negatif, apalagi Narkoba, jangan. Awalnya gratis, lalu kalau sudah kecanduan ketagihan, jangan coba-coba. Sayangi tubuh kita, keluarga kita,” pesan Kapolres.