Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 08 Juni 2026, 12:40 WIB
Rupiah Melemah, Harga Kedelai Melonjak
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdampak langsung pada lonjakan harga kedelai impor. Harga kedelai yang sebelumnya berada di kisaran Rp 9.000 per kilogram naik menjadi Rp 10.900 per kilogram. Situasi tersebut mendorong produsen melakukan berbagai penyesuaian untuk menjaga keberlangsungan usaha di tengah meningkatnya beban produksi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengurangi ukuran tahu yang dipasarkan. Rata-rata ketebalan tahu yang sebelumnya mencapai 2,5 sentimeter kini dikurangi menjadi sekitar 2 sentimeter atau menyusut sekitar 20 persen. Penyesuaian ukuran dilakukan untuk menekan penggunaan bahan baku tanpa menaikkan harga jual secara signifikan.
Aktivitas pekerja menyiapkan bahan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas pekerja menyiapkan bahan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembuatan tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
Aktivitas pekerja menyiapkan pendistribusian tahu di salah satu sentra produksi kawasan Pasir Putih, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya