Begini Kondisi Christian Eriksen Setelah Tumbang di Laga Denmark Kontra Ukraina

Christian Eriksen mengalami insiden kolaps saat memperkuat Timnas Denmark dalam pertandingan uji coba menghadapi Ukraina, Senin (8/6/2026) dini hari WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 08 Juni 2026, 11:20 WIB
Pemain Timnas Denmark dan Timnas Ukraina membentuk lingkaran di sekitar Christian Eriksen yang jatuh pingsan di tengah pertandingan di Odensen, Denmark, Minggu (07/06/2026) malam WIB. (Bo Amstrup/Ritzau Scanpix via AP)

Liputan6.com, Jakarta - Christian Eriksen kembali menjadi perhatian publik sepak bola dunia setelah mengalami insiden kolaps saat memperkuat Timnas Denmark dalam pertandingan uji coba menghadapi Ukraina, Senin (8/6/2026) dini hari WIB. Kejadian tersebut membuat laga sempat terhenti dan menimbulkan kecemasan di kalangan pemain, ofisial, maupun para pendukung yang menyaksikan langsung di stadion.

Peristiwa itu terjadi pada babak kedua ketika pertandingan memasuki sekitar menit ke-65. Eriksen tampak menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan dengan memegangi area dada sebelum akhirnya terjatuh di atas lapangan.

Ketegangan langsung menyelimuti stadion. Tim medis segera berlari menuju lokasi untuk memberikan penanganan darurat, sementara para pemain dari kedua tim membentuk barisan melingkar guna memberikan ruang dan menjaga privasi selama proses pertolongan berlangsung.

Insiden tersebut sontak mengingatkan publik pada kejadian yang pernah menimpa Eriksen beberapa tahun lalu. Namun kali ini, berkat tindakan cepat dari tim medis, kondisi sang pemain berhasil ditangani dengan segera sehingga situasinya dapat dikendalikan dalam waktu relatif singkat.


Federasi Denmark Beri Kabar Terkini

Pemain Timnas Denmark dan Timnas Ukraina berjalan di lapangan usai laga dihentikan karena Christian Eriksen kolaps, Minggu (07/06/2026) malam WIB. (Bo Amstrup/Ritzau Scanpix via AP)

Setelah mendapatkan penanganan di lapangan selama sekitar 12 menit, Eriksen akhirnya dievakuasi keluar stadion menggunakan tandu medis. Kabar melegakan datang tak lama kemudian karena pemain berusia 34 tahun tersebut telah kembali sadar.

Federasi Sepak Bola Denmark (DBU) juga segera memberikan informasi resmi melalui media sosial. Dalam pernyataannya, federasi memastikan bahwa kondisi Eriksen stabil dan terus dipantau oleh tim dokter.

"Christian Eriksen sadar dan kondisinya baik demi melihat situasi yang terjadi," tulis Federasi Sepak Bola Denmark melalui akun X resmi mereka.

Dokter tim Denmark, Morten Boesen, mengungkapkan bahwa perangkat pemacu jantung yang digunakan Eriksen bekerja sesuai fungsi. Ia juga menyebut mantan pemain Tottenham Hotspur itu mampu berkomunikasi tidak lama setelah siuman.

"Christian baik-baik saja dan berjalan sendiri dari lapangan. Setahu saya, alat pemacu jantungnya bekerja sebagaimana mestinya. Dia sempat tidak sadar sebentar, tetapi dengan cepat siuman kembali, dan kami segera berkomunikasi dengannya," kata Boesen.


Jalani Serangkaian Tes Medis

Christian Eriksen baru saja menahbiskan menjadi pemain tertua Denmark yang mampu mencetak gol di ajang Euro. Pada usia 32 tahun, 4 bulan dan 2 hari ia mampu mencetak satu gol saat bermain imbang 1-1 dengan Slovenia pada laga pembuka Grup C Euro 2024 (16/6/2024). Ia total telah membela Timnas Denmark dalam 3 edisi Euro, yaitu 2012, 2020 dan 2024 dengan mencatat total 5 penampilan dengan torehan 1 gol. (AP Photo/Matthias Schrader)

Usai meninggalkan stadion, Eriksen langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatannya secara menyeluruh setelah insiden yang dialaminya.

Lanjut Baca:

Menurut tim medis Denmark, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mencari penyebab pasti mengapa sang gelandang bisa kembali mengalami kejadian serupa. Apalagi, Eriksen diketahui memiliki riwayat gangguan jantung yang cukup serius. "Dia sekarang akan diperiksa lebih lanjut di rumah sakit untuk mengetahui apa yang menyebabkan insiden tersebut," ujar Morten Boesen. Meski tengah menjalani perawatan, Eriksen tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap rekan-rekan setim. Sebelum meninggalkan area pertandingan, ia bahkan meminta dokter tim menyampaikan pesan agar seluruh pemain Denmark tidak terlalu mencemaskan keadaannya. "Ia meminta saya untuk berbicara dengan semua pemain dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja," tutur Boesen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya