Liputan6.com, Manila - Otoritas Filipina menutup sementara Bandara General Santos setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah selatan negara itu pada Senin (8/6/2026) pagi. Gempa tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya satu orang, melukai empat lainnya, serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan.
Otoritas Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) menyatakan penghentian sementara operasional bandara dilakukan untuk memastikan keamanan fasilitas penerbangan pascagempa.
Advertisement
Dalam pernyataannya, CAAP mengatakan pemberitahuan kepada penerbang (NOTAM) telah diterbitkan untuk menghentikan seluruh penerbangan dari pukul 08.45 hingga 15.00 waktu setempat.
"Penilaian terhadap fasilitas navigasi udara, peralatan, dan kemampuan operasional sedang dilakukan untuk memastikan keselamatan dan integritas operasi bandara yang berkelanjutan," kata CAAP.
Otoritas juga meminta para penumpang untuk berkoordinasi dengan maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru mengenai status penerbangan mereka.
Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), gempa terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat dengan pusat gempa berada di lepas pantai Kota Maasim, Provinsi Sarangani, Mindanao Selatan.
Phivolcs mencatat guncangan mencapai Intensitas VII atau kategori merusak di wilayah sekitar Kota General Santos.
Kerusakan dilaporkan terjadi di sejumlah lokasi. Aparat kepolisian setempat menyebut beberapa bangunan dan rumah warga mengalami keruntuhan akibat kuatnya guncangan.
"Banyak bangunan terdampak, tetapi saya belum bisa menyebutkan rinciannya karena kami masih fokus pada operasi penyelamatan yang sedang berlangsung," kata Sersan Mayor Robert Dagon dari Kepolisian Kota General Santos kepada AFP.
Ia menambahkan sejumlah bangunan runtuh dan beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan berat.
Gempa tersebut juga memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah pesisir Filipina sebelum otoritas terus memantau perkembangan situasi.
Hingga kini maskapai penerbangan belum mengumumkan penyesuaian jadwal penerbangan menuju dan dari General Santos menyusul penutupan sementara bandara tersebut.