Estadio Fonte Nova, Stadion di Kota Tua Salvador [6]

Stadion Fonte Nova mempunyai catatan sejarah yang panjang. Stadion tua itu kini berubah menjadi stadion muda yang megah dan indah.

oleh Vincent Hakim RoosadhyDiterbitkan 13 Desember 2013, 13:18 WIB

Nama resminya Estadio Otavio Mangabeira, tapi masyarakat setempat lebih familiar dengan sebutan Estadio Fonte Nova. Stadion ini telah lebih dari setengah abad menjadi markas EC Bahia dan EC Vitoria.  

Stadion Fonte Nova mempunyai kisah sejarah yang panjang. Mulanya stadion yang berada di kota tua Salvador, yang juga telah dijadikan sebagai situs sejarah oleh UNESCO pada 1985 itu, terdiri dari satu lapis untuk penonton.

Secara resmi Stadion Fonte Nova diresmikan pada 28 Januari 1951. Setelah diresmikan, panitia pun ingin menjajal stadion baru itu. Maka digelarlah turnamen mini yang hanya diikuti oleh 4 klub: Botafogo, Guarany, Vitoria, dan Bahia.

Foto dok. Liputan6.com


Di luar dugaan, penonton membludak. Stadion pun kemudian ditutup dan direnovasi lagi pada 1968 dengan adanya penambahan kapasitas kursi penonton. Pengerjaannya membutuhkan waktu hampir dua tahun. Stadion yang baru selesai dipugar itu kemudian dibuka lagi 4 Mei 1971. Pembukaan stadion ditandai dengan pertandingan antara Bahia melawan Flamengo. Laga berikutnya antara Vitoria versus Gremio.

Foto dok. Liputan6.com


Penonton membanjiri area luar dan dalam stadion. Ketika itu diperkirakan 95.000 orang menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Namun polisi kota itu mencatat jumlah penonton mencapai 112.000 orang. Dalam event tersebut sempat terjadi kericuhan yang mengakibatkan dua orang penonton tewas.

Animo masyarakat Brasil pada pertandingan sepakbola selalu luar biasa. Delapanbelas tahun setelah insiden kericuhan itu, pada 1989 tim Flamengo kembali bertandang ke Stadion Fonte Nova menantang Bahia. Penonton ketika itu juga meluber, diperkirakan mencapai 110.438 orang. Selang 5 tahun kemudian, klub EC Vitoria pindah markas dan membuat kandang sendiri di Barradao.

Stadion Fonte Nova Dipugar Total

Stadion Fonte Nova yang tua itu tampak tak terawat meski terus dipakai. Insiden berdarah itu datang tahun 2007. Puluhan orang mengalami luka-luka dan 7 orang tewas setelah salah satu bagian stadion tua itu ambruk. Waktu itu penonton sedang menyaksikan laga tuan rumah Bahia melawan Vila Nova. Sejak insiden tersebut, stadion ditutup oleh pemerintah setempat dan tak pernah dibuka lagi. Sementara Klub Bahia pindah ke markas baru mereka di Estadio de Pituacu.

Foto dok. Liputan6.com


Kabar gembira itu datang setelah Brasil positif menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia 2014. Pemerintah negara bagian Bahia tahun 2010 langsung memutuskan untuk membongkar dan membangun kembali Stadion Fonte Nova. Pembangunan stadion ditargetkan selesai dalam waktu 2 tahun. Stadion Fonte Nova selesai dibangun awal 2013 lalu.

Foto dok. Liputan6.com


Peresmian wajah baru Stadion Fonte Nova dilakukan 5 April 2013. Dua hari setelah peresmian, dua tim yang dulu sekandang Bahia dan Vitoria menjajal stadion baru tersebut dalam sebuah laga derby.

Kini Stadion Fonte Nova tak tua lagi, meski berada di kawasan kota tua Salvador. Tepatnya di pinggiran pusat Kota Salvador yang didirikan oleh Bangsa Portugis yang menjajah negeri itu, 29 Maret 1549 lampau.

Foto dok. Liputan6.com


Dalam jadwal pertandingan Piala Dunia 2014 nanti, Stadion Fonte Nova kebagian 6 pertandingan, termasuk di dalamnya satu putaran babak 16 besar, dan partai perempatfinal. (*Dari berbagai sumber)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya