Veda Ega Pratama Diuntungkan Kontroversi Adik Pembalap MotoGP, Posisi Langsung Meroket

Veda Ega Pratama jadi dapat podium di Le Mans dan poin tambahan di Moto3 2026.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 06 Juni 2026, 13:00 WIB
Veda Ega Pratama hanya dapat delapan angka dari Moto3 Italia 2026 karena finis di posisi delapan di Sirkuit Mugello. (Dok. Honda Team Asia)

Liputan6.com, Jakarta - Veda Ega Pratama mendapatkan keuntungan besar dari kasus dan kontroversi yang menimpa pembalap Leopard Racing Moto3, Adrian Fernandez. Posisi pembalap andalan Indonesia itu langsung meroket dalam klasemen musim ini.

Adrian Fernandez, adik dari pembalap MotoGP Raul Fernandez, tiba-tiba mendapatkan hukuman berat jelang Moto3 Hungaria 2026. Dia dinyatakan didiskualifikasi dari enam balapan awal musim ini.

Enam seri balapan yang harus diikhlaskan oleh Adrian Fernandez adalah dari Grand Prix Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya. Hanya pada seri Italia dia tidak didiskualifikasi.

Pembalap dengan nomor motor 31 itu dihukum karena terbukti melakukan pelanggaran teknis serius terkait penggunaan mesin Moto3 2026. Menurut pengumuman resmi MotoGP, dua mesin yang dipakai Adrian Fernandez dibuka tanpa izin dari pihak berwenang.

Tindakan itu dikategorikan sebagai bentuk manipulasi mesin yang tidak sah dan melanggar regulasi teknis Moto3. Aturan tersebut menetapkan bahwa standar durabilitas dan prosedur penyegelan mesin agar persaingan tetap adil bagi semua pembalap.


Adrian Fernandez Kehilangan 77 Poin

Pembalap Leopard Racing asal Spanyol, Adrian Fernandez, merayakan saat ia melintasi garis finis untuk menempati posisi kedua dalam balapan Moto3 sebagai bagian dari akhir pekan Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 10 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Akibatnya, Adrian Fernandez harus kehilangan banyak poin yang diraih dalam enam balapan Moto3 2026. Total 77 angka harus terbuang dan sang pembalap yang awalnya mengoleksi 90 poin, kini cuma punya 13 poin saja.

Total 70 angka yang hilang itu termasuk saat dia finis kedua di Moto3 Prancis 2026 di Circuit de la Sarthe, Le Mans pada Minggu (10/5) sore WIB.

Posisi Adrian Fernandez pun anjlok. Dia kini tak lagi menempati posisi ketiga dalam klasemen Moto3 2026, melainkan turun drastis ke urutan ke-20.

 


Veda Ega Diuntungkan

Veda Ega Pratama menjalani sesi kualifikasi Moto3 Italia 2026 di Mugello dengan berada di P13. (Dok. Honda Team Asia)

Hukuman yang diterima Fernandez jelas jadi berkah untuk banyak pembalap. Tak terkecuali Veda Ega Pratama, yang bisa dikatakan dapat keuntungan besar.

Perolehan poin Veda Ega Pratama di Moto3 2026 bertambah banyak, termasuk jadi dapat podium di seri Prancis. Saat itu pembalap Honda Team Asia tersebut finis keempat, di belakang Adrian Fernandez.

Dampak dari diskualifikasi Adrian Fernandez pun membuat posisi Veda Ega Pratama dalam klasemen pembalap Moto3 2026 naik. Ia kini menempati posisi ketiga dengan 71 poin, hanya terpaut 74 angka dari Maximo Quiles yang berada di puncak dengan 145 poin.


Banding Leopard Racing Ditolak

Setelah hukuman muncul, pihak Adrian Fernandez dan Leopard Racing sebenarnya langsung mengajukan banding, dengan banding diajukan dengan benar dan didengar oleh FIM Appeal Steward. Tapi hasilnya tak sesuai harapan.

Menurut dokumen banding, FIM Appeal Steward menguatkan putusan FIM MotoGP Steward dan menolak banding tersebut. Leopard Racing kini berhak mengajukan banding atas keputusan FIM Appeal Steward ke Mahkamah Banding Internasional (CAI) di hadapan Pengadilan yang berwenang di Kanton Vaud, Swiss.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya