Manny Pacquiao Dikejar-kejar Petugas Pajak

Petinju terkenal Filipina Manny Pacquiao ternyata bermasalah dengan urusan pajak pertarungan, baik dengan Filipina maupun pemerintah AS.

oleh Vincent Hakim RoosadhyDiterbitkan 11 Desember 2013, 17:40 WIB
Petinju terkenal asal Filipina Emmanuel 'Manny' Dapidran Pacquiao atau yang lebih dikenal dengan nama Manny Pacquiao ternyata mempunyai persoalan besar terkait dengan pajak pertarungan.

Seperti diberitakan TMZSport Rabu (11/12/2013), pria yang disebut-sebut sebagai atlet terkaya Filipina itu memiliki 18 juta masalah pajak, baik di negerinya sendiri maupun dengan kepabeanan Amerika Serikat. Kini AS terus mengejar petinju berusia 34 tahun itu untuk segera membayar pajak.

Dokumen resmi yang beredar seperti diklaim Internal Revenue Service lembaga pemerintah AS yang mengurusi masalah penagihan pajak menyebutkan Manny belum menyelesaikan urusan pajak dengan pemerintah Filipina sebesar US$ 50 juta. Sementara terkait dengan urusan pajak federal AS, dalam dokumen itu disebutkan sejak 2006-2010, Manny Pacquiao berutang US$ 18,313,668.79.

Inilah rincian utang pajak tahunan Manny Pacquiao yang belum dibayar:  

2006 - US$ 1,160,324.30
2007 - US$ 2,035,992.50
2008 - US$ 2,862,437.11
2009 - US$ 8,022,915.87
2010 - US$ 4,231,999.01

Pada tahun 2008 silam, Manny Pacquiao menjalani tiga pertarungan akbar, termasuk di antaranya duel melawan petinju top Oscar De La Hoya. Ketika itu, petinju Filipina tersebut menerima duit bayaran sekitar US$ 15-30 juta. Setahun kemudian, pada 2009, Manny bertarung melawan Ricky Hatton dan menerima bayaran US$ 12 juta.

Pihak TMZSport yang mencoba mengkonfirmasi terkait berita tersebut ke sasana tinju Manny belum mendapatkan jawaban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya