Wapo, Tempat Jagung Bakar Berlevel di Solo

Jika Anda berkunjung ke Kota Solo, kuliner apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda?

oleh Liputan6Diterbitkan 11 Desember 2013, 17:00 WIB
Citizen6, Solo: Jika Anda berkunjung ke Kota Solo, kuliner apa yang pertama kali terlintas di pikiran Anda? Mungkin timlo, tengkleng, nasi liwet, dan sosisnya yang telah melegenda itu.

Namun ada satu kuliner yang harus Anda cicipi jika singgah di kota batik ini, namanya Wapo. Mungkin masih terdengar asing bagi Anda yang tidak tinggal di Solo, tetapi bagi masyarakat setempat, tempat ini menjadi salah satu tujuan hangout anak muda Solo.

Wapo adalah pedagang kaki lima yang menjajakan jagung bakar, tetapi bukan jagung bakar biasa. Di Wapo, Anda dapat memesan jagung bakar dengan berbagai macam rasa seperti keju, barbeque, pizza, dan susu. Di antara begitu banyak rasa jagung bakar, yang paling terkenal adalah jaung bakar naga. Mengapa namanya naga? Karena saat membakar jagung, si penjual akan mengoleskan sambal uleg dalam jumlah banyak, yang akan membuat orang yang memakannya seakan-akan dapat menyemburkan api seperti naga karena saking pedasnya.

Meskipun sangat pedas, si jagung bakar naga ini selalu menjadi menu yang diburu oleh setiap orang yang berkunjung. Bahkan wisatawan luar kota pun rela datang jauh-jauh dan menunggu hingga warung Wapo ini buka, yaitu pada pukul 18.00 WIB. Selain jagung bakar, Anda dapat memesan sosis dan fish ball dengan pilihan rasa yang sama.

Untuk menghilangkan rasa pedasnya, di Wapo ini, Anda dapat memesan Apollo, makanan khas Solo yang terbuat dari jadah ketan yang dibakar dan diberi susu kental manis serta taburan keju. Bagaimana, tertarik untuk merasakan kepedasan ekstrim si jagung bakar naga? Silahkan berkunjung ke warung Wapo yang terletak di daerah Solo Baru, Solo. (mar)

Penulis
Rhenita Christanti
Solo, rhenitarxxxx@ymail.com

Disclaimer

Citizen6 adalah media publik untuk warga. Artikel di Citizen6 merupakan opini pribadi dan tidak boleh menyinggung SARA. Isi artikel menjadi tanggung jawab si penulisnya.

Anda juga bisa mengirimkan artikel disertai foto seputar kegiatan komunitas atau opini Anda tentang politik, kesehatan, keuangan, wisata, social media dan lainnya ke Citizen6@liputan6.com.

Mulai 3 Desember sampai 13 desember 2013 Citizen6 mengadakan program menulis bertopik dengan "Terima Kasihku untuk 2013". Ada kado akhir tahun dari Liputan6.com dan Dyslexis Cloth bagi 6 artikel terpilih. Syarat dan ketentuan bisa disimak di sini.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya