Tidak Realistis Berharap Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026

John Barnes, legenda Liverpool, mengungkapkan bahwa harapan masyarakat terhadap Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 sangatlah berlebihan.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 03 Juni 2026, 11:30 WIB
(Dari kiri ke kanan) Bek Inggris #02 Kyle Walker, kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 Ezri Konsa, bek Inggris #12 Dan Burn, gelandang Inggris #17 Curtis Jones, gelandang Inggris #10 Jude Bellingham, dan penyerang Inggris #11 Marcus Rashford, (dari kiri ke kanan) gelandang Inggris #04 Declan Rice, penyerang Inggris #09 Harry Kane, bek Inggris #23 Myles Lewis-Skelly, dan gelandang Inggris #07 Phil Foden, berpose untuk foto bersama sebelum kick-off pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup K antara Inggris dan Albania, di stadion Wembley di London, Sabtu dini hari WIB (22-3-2025). (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - John Barnes, legenda Liverpool, berpendapat bahwa ekspektasi masyarakat terhadap Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 terlalu berlebihan. Ia menekankan bahwa mengharapkan Inggris untuk menjadi juara dunia dalam turnamen bergengsi tersebut adalah sebuah target yang tidak realistis.

Sejak menjuarai Piala Dunia 1966, Tim Tiga Singa terus berjuang untuk meraih gelar mayor kedua mereka. Meskipun demikian, dalam beberapa edisi turnamen besar terakhir, penampilan mereka menunjukkan potensi yang cukup baik.

Contohnya, Timnas Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan melangkah hingga perempat final pada edisi 2022. Selain itu, mereka juga berhasil tampil di final Euro dua kali berturut-turut, tetapi sayangnya, trofi yang diidamkan masih belum berhasil mereka raih.

Menjelang Piala Dunia 2026, semangat dan harapan publik terhadap Tim Tiga Singa semakin meningkat. Namun, Barnes mengingatkan agar ekspektasi tersebut tetap realistis dan tidak melampaui batas yang wajar.


Ekspektasi Tidak Realistis

Perayaan Harry Kane (kiri), striker Timnas Inggris, bersama Jude Bellingham setelah mencetak gol kedua untuk timnya melawan Timnas Slovakia dalam pertandingan babak 16 besar Euro 2024 di Arena.

Mantan pemain sayap Liverpool yang telah mengumpulkan 79 caps untuk Timnas Inggris berpendapat bahwa ukuran keberhasilan sebuah tim nasional tidak hanya diukur dari jumlah trofi yang dimiliki. Barnes telah merasakan betapa ketatnya persaingan di level tertinggi sepak bola.

Dia mengalami dua kali kekalahan ketika Timnas Inggris tersingkir dari Piala Dunia, masing-masing oleh tim juara Argentina dan Jerman Barat. Dari pengalaman tersebut, John Barnes menyadari betapa sulitnya untuk meraih kemenangan dalam turnamen seprestisius seperti Piala Dunia.

“Berharap Timnas Inggris menjuarai turnamen adalah sesuatu yang tidak realistis,” ungkap Barnes. Dia menambahkan, “Kami adalah Inggris dan memang sering memiliki ekspektasi yang tidak realistis, seperti yang sudah sering terjadi sepanjang sejarah.”


Tidak Juara Bukan Berarti Gagal

Kiper Inggris #01 Jordan Pickford, bek Inggris #05 John Stones, bek Inggris #06, Marc Guehi, gelandang Inggris #04, Declan Rice, bek Inggris #03, Luke Shaw, gelandang Inggris #11, Phil Foden, gelandang Inggris #26, Kobbie Mainoo, penyerang Inggris #07, Bukayo Saka, gelandang Inggris #10, Jude Bellingham, dan bek Inggris #02, Kyle Walker, menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan final Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris di Olympiastadion di Berlin pada 14 Juli 2024. (Adrian DENNIS/AFP)

Barnes menegaskan bahwa kegagalan yang sebenarnya akan terjadi jika Timnas Inggris tidak dapat bersaing sampai ke tahap akhir turnamen. "Tidak menjuarai Piala Dunia bukan berarti gagal. Yang bisa disebut gagal adalah jika Anda tidak mampu mencapai babak-babak akhir," ucap John Barnes.

Lebih lanjut, Barnes menambahkan bahwa jika sebuah tim berada di peringkat lima atau enam besar dunia, maka seharusnya target yang realistis adalah untuk mencapai perempat final atau semifinal. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa para pemain Timnas Inggris saat ini memiliki kemampuan yang memadai untuk berprestasi di Piala Dunia 2026. "Tim ini jelas mampu melangkah jauh dalam kompetisi," tegas Barnes. 

 

Sumber: Rizki Hidayat (Bola.com)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya