Sikat Anand, Magnus Carlsen Juara Dunia Catur

Pecatur muda Norwegia, Magnus Carlsen merebut gelar juara dunia catur usai mengalahkan juara bertahan Viswanarthan Anand 6,5-3,5.

oleh Liputan6Diterbitkan 22 November 2013, 22:48 WIB
Pecatur muda Magnus Carlsen menjadi pecatur Norwegia pertama yang sanggup meraih gelar juara dunia catur usai di babak final World Chess Championship 2013 yang berlangsung di Chennai, India, Jumat, 22 November 2013, sore waktu setempat mengalahkan juara bertahan pecatur asal India, Visnawathan Anand, dengan skor 6,5 – 3,5. Gelar tersebut menjadi kado terindah bagi Carlsen yang akan genap berusia 23 tahun pada 30 November mendatang.

Kepastian gelar diraih Carlsen usai bermain remis dengan Anand di game ke-10. Dengan tersisa dua putaran (game), maka perolehan nilai Carlsen (6,5) tak mungkin disamai Anand. Di game yang kesepuluh, Anand yang memegang buah hitam tak punya pilihan lain selain meraih kemenangan guna menjaga peluangnya memaksakan tie-break.

Meski memegang buah hitam, dengan menerapkan pertahanan Sicilia, Anand tampil agresif. Namun, Carlsen—pecatur dengan ELO rating tertinggi sepanjang sejarah, 2872, mengalahkan raihan mantan juara dunia Garry Kasparov—bermain dengan dingin dan berhasil meredam penetrasi Anand dengan melakukan pergantian gajah di langkah-langkah awal.

Anand yang bermain habis-habisan berhasil unggul satu bidak ketika game memasuki langkah ke-30. Namun, lagi-lagi, Carlsen berhasil mereduksi keunggulan Anand. Setelah keduanya berhasil mempromosikan bidak-bidaknya menjadi menteri, Carlsen mampu memupus kemungkinan Anand memenangkan game dengan memaksakan pertukaran menteri. Walhasil, keunggulan Anand dengan satu kuda berbanding dua bidak jadi tak berarti. Di langkah ke-65, remis pun terjadi.

Tiga tahun yang lalu, Carlsen, anak ajaib dari Norwegia, menoreh sejarah dengan mencatatkan dirinya sebagai pecatur termuda yang menduduki ranking pertama FIDE pada 1 Januari 2010 saat berusia 19 tahun dan 32 hari. Meski demikian, menyoal termuda, Carlsen hanya menduduki peringkat ketiga dalam daftar pecatur termuda yang mampu menyabet gelar grandmaster (GM) di bawah torehan Sergey Karjakin dari Ukraina (12 tahun dan 7 bulan) dan Parimarjan Negi dari India (13 tahun, 4 bulan, dan 22 hari). Carlsen sendiri meraih norm GM pada usia 13 tahun, 4 bulan, dan 27 hari. (*)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya