Tempuh Perjalanan Ratusan Kilometer, Biksu Thudong Tiba di Candi Sewu

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 29 Mei 2026, 18:50 WIB
Tempuh Perjalanan Ratusan Kilometer, Biksu Thudong Tiba di Candi Sewu
Para Biksu Buddha yang berasal dari Bali berjalan kaki (thudong) tiba di Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Rombongan ini tiba untuk merayakan rangkaian Tri Suci Waisak. Tri Suci Waisak merupakan hari raya terbesar umat Buddha untuk memperingati tiga peristiwa penting, yakni Kelahiran Siddharta Gautama, Pencerahan Sempurna menjadi Buddha, dan Parinibbana (wafatnya Sang Buddha). Sementara, perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026. Puncak peringatan secara nasional dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dengan rangkaian prosesi sakral yang tersebar di berbagai wihara di seluruh Indonesia. Sebagai informasi, Indonesia Walk for Peace merupakan perjalanan spiritual lintas pulau (dikenal sebagai thudong), di mana puluhan Bhikkhu berjalan kaki ratusan kilometer sebagai simbol perdamaian dunia dan kerukunan umat beragama.
Seorang biksu Buddha berpose di Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)
Para biksu Buddha mengunjungi Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)
Para biksu Buddha mengunjungi Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)
Para biksu Buddha mengunjungi Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)
Para biksu Buddha mengunjungi Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)
Para biksu Buddha mengunjungi Candi Sewu, bagian dari Kompleks Candi Prambanan yang termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO, saat mereka berpartisipasi dalam perjalanan spiritual Indonesia Walk of Peace (IWOP 2026) di Klaten, Jawa Tengah, pada Jumat 29 Mei 2026. Mereka berjalan sejauh 660 kilometer selama 20 hari dari Pulau Bali ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, untuk merayakan Hari Waisak. (DEVI RAHMAN/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya