Juventus Belum Cukup Kuat untuk Standar Permainan Luciano Spalletti

Juventus dinilai belum memiliki skuad yang cukup kuat untuk memenuhi tuntutan Luciano Spalletti usai gagal lolos Liga Champions.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 27 Mei 2026, 18:30 WIB
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, berbicara kepada sang gelandang Fabio Miretti saat laga Liga Champions 2025/2026 melawan Sporting CP di Allianz Stadium, Turin, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. (Marco Bertorello/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus kembali menghadapi kritik setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions. Mantan gelandang mereka, Alessio Tacchinardi, menilai kualitas skuad saat ini belum mampu memenuhi standar permainan yang diinginkan Luciano Spalletti.

Meski begitu, Spalletti tetap mendapat dukungan dari internal klub setelah mampu membawa perubahan dalam performa tim sejak datang ke Turin. Juventus dianggap mulai memiliki identitas permainan yang lebih jelas di tengah musim yang sulit.

Kegagalan tampil di kompetisi elite Eropa menjadi pukulan besar bagi Juventus. Namun, manajemen masih percaya Spalletti dapat membawa klub kembali bersaing jika memperoleh komposisi pemain yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.


Juventus Masih Percaya pada Spalletti

Pelatih Juventus Luciano Spalletti mengamati jalannya pertandingan pada laga fase liga Liga Champions antara Monaco vs Juventus di Monaco, Rabu, 28 Januari 2026. (AP Photo/Philippe Magoni)

Spalletti memiliki reputasi kuat sebagai salah satu pelatih terbaik Italia dalam beberapa tahun terakhir. Ia sebelumnya sukses membawa Napoli meraih gelar Serie A pada 2023.

Pengalaman itu membuat Juventus tetap optimistis terhadap proyek yang sedang dibangun. Klub merasa pelatih berusia 67 tahun tersebut masih mampu menghadirkan trofi apabila mendapat dukungan penuh pada bursa transfer mendatang.

Juventus kini diperkirakan akan aktif mencari tambahan pemain baru pada musim panas nanti. Fokus utama mereka adalah memperbaiki kualitas skuad agar mampu tampil konsisten sepanjang musim.

Performa beberapa pemain dinilai belum stabil untuk menjalankan tuntutan taktik Spalletti. Kondisi itu terlihat dalam sejumlah laga penting yang gagal dimenangkan Juventus.


Tacchinardi Kritik Mentalitas dan Kualitas Tim

Pelatih Juventus asal Italia, Luciano Spalletti (kiri), berbicara dengan bek Juventus asal Prancis bernomor punggung 15, Pierre Kalulu Kyatengwa, selama pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Lazio di stadion Allianz di Turin, Senin dini hari WIB. (Isabella BONOTTO/AFP)

Tacchinardi secara terbuka mempertanyakan kemampuan skuad Juventus saat ini. Ia merasa tim gagal tampil maksimal pada momen penentuan musim.

“Pelatih mengatakan itu terjadi karena satu insiden. Saya tidak sepenuhnya setuju, karena Juve memiliki dua pertandingan penting untuk lolos ke Liga Champions, melawan Verona dan Fiorentina, dan mereka gagal di keduanya,” ujar Tacchinardi kepada TuttoJuve.

Ia juga merasa tuntutan Spalletti terlalu tinggi untuk kapasitas skuad sekarang. Menurutnya, Juventus belum memiliki pemain dengan kualitas yang mampu mengikuti intensitas permainan sang pelatih.

“Jadi, bagi saya, dia adalah pelatih yang ingin mendorong timnya memberikan lebih banyak, dan tim ini tidak mampu mengimbanginya karena kualitas mereka belum cukup baik,” lanjutnya.

Komentar tersebut memperlihatkan tantangan besar yang sedang dihadapi Juventus menjelang musim baru. Klub asal Turin itu kini berada dalam tekanan untuk membangun tim yang lebih kompetitif agar mampu kembali bersaing di level tertinggi Eropa.

Sumber: juvefc

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya