Pelita Bandung Raya (PBR) akhirnya resmi memberhentikan pelatih Daniel Darko Janackovic. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen PBR menggelar pertemuan dengan Darko di Jakarta, Kamis 24 Oktober lalu. "Berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh termasuk performa PBR selama ditangani Darko dalam musim ini, kami memutuskan untuk melepas Darko," kata Direktur PT Kreasi Performa Pasundan, Marco Gracia Paulo.
Dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (26/10/2013), Marco menjelaskan, diputusnya kontrak Darko sebagai pelatih PBR bukan karena buruknya prestasi tim pada LSI 2013. Namun, ada yang lebih penting lagi, yaitu sistem yang tidak berjalan.
"Pertimbangan kita melepas Darko bukan hanya masalah peringkat musim lalu, tapi memang selama ini ada visi awal PBR yang tidak sejalan. Daripada dipaksakan tapi kurang maksimal, lebih baik kita berpisah," tutur Marco.
Manajemen PBR mengucapkan terima kasih kepada Darko yang telah bekerja untuk PBR selama lima bulan. Manajemen mengakui pria asal Serbia itu adalah pelatih yang bagus.
Menyusul keputusan tersebut, saat ini manajemen PBR dan Darko tengah bernegosiasi untuk mencari jalan terbaik menyelesaikan sisa kontrak yang berdurasi tiga tahun.
Setelah resmi memberhentikan Darko, saat ini PBR fokus mencari pelatih baru. Dia mengaku sudah ada beberapa kandidat calon pengganti Darko, baik lokal maupun asing. Bahkan belakangan sudah mengerucut pada satu kandidat yang berasal dari mancanegara.
"Kami sudah melakukan pembicaraan mendalam dan pada prinsipnya sudah oke, tinggal menunggu waktu saja.Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa diumumkan siapa pelatih PBR musim depan," ujar Marco yang masih menutup rapat identitas calon arsitek PBR tersebut.
Dalam rilis yang diterima Liputan6.com, Sabtu (26/10/2013), Marco menjelaskan, diputusnya kontrak Darko sebagai pelatih PBR bukan karena buruknya prestasi tim pada LSI 2013. Namun, ada yang lebih penting lagi, yaitu sistem yang tidak berjalan.
"Pertimbangan kita melepas Darko bukan hanya masalah peringkat musim lalu, tapi memang selama ini ada visi awal PBR yang tidak sejalan. Daripada dipaksakan tapi kurang maksimal, lebih baik kita berpisah," tutur Marco.
Manajemen PBR mengucapkan terima kasih kepada Darko yang telah bekerja untuk PBR selama lima bulan. Manajemen mengakui pria asal Serbia itu adalah pelatih yang bagus.
Menyusul keputusan tersebut, saat ini manajemen PBR dan Darko tengah bernegosiasi untuk mencari jalan terbaik menyelesaikan sisa kontrak yang berdurasi tiga tahun.
Setelah resmi memberhentikan Darko, saat ini PBR fokus mencari pelatih baru. Dia mengaku sudah ada beberapa kandidat calon pengganti Darko, baik lokal maupun asing. Bahkan belakangan sudah mengerucut pada satu kandidat yang berasal dari mancanegara.
"Kami sudah melakukan pembicaraan mendalam dan pada prinsipnya sudah oke, tinggal menunggu waktu saja.Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa diumumkan siapa pelatih PBR musim depan," ujar Marco yang masih menutup rapat identitas calon arsitek PBR tersebut.