Korban Bencana Alam di Situbondo Beres-Beres

Puluhan warga di Kecamatan Subo dan Mlandingan di Kabupaten Situbondo mencari harta benda yang tersisa setelah rumah mereka dilanda banjir dan angin ribut. Kerugian musibah ini belum dapat ditaksir.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Februari 2004, 14:13 WIB
Liputan6.com, Situbondo: Penduduk Kecamatan Subo dan Mlandingan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sibuk membereskan rumah setelah dihajar banjir dan angin ribut, kemarin. Mereka mencari harta benda yang masih bisa diselamatkan dari reruntuhan rumah. Para peternak benur atau benih udang juga sibuk berbenah. Maklumlah angin ribut telah merusak puluhan rumah pembibitan benur di dua kecamatan itu. Demikian pantauan SCTV dari Kabupaten Situbondo, Jumat (13/2).

Berdasarkan catatan Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satkorlak BP) Situbondo, angin ribut dan banjir mengakibatkan 15 rumah rusak berat dan 282 rumah rusak ringan. Sebanyak enam musala juga porak-poranda [baca: Di Situbondo, Ratusan Rumah Dihantam Angin Ribut]. Pemerintah Kabupaten Situbondo belum dapat menyebutkan jumlah kerugian yang diderita penduduk. Hingga kini, Pemkab Situbondo masih menginventarisir penduduk yang terkena bencana alam.

Sejauh ini warga mengaku belum menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Sementara lalu lintas di jalur Pasir Putih, Situbondo, mulai lancar. Sejumlah alat berat tampak membersihkan batu dan tanah di jalur tersebut. Kemarin, lalu lintas di jalur ini sempat macet selama delapan jam.(KEN/Agus Ainul Yaqin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya