Liputan6.com, Jakarta: Gedung bersejarah Stovia yang kini menjadi Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Doktor Abdul Rahman Saleh, Jakarta Pusat, dijebol maling, Selasa (11/2) malam. Pencuri leluasa masuk setelah merusak jendela ruang tata usaha yang sebelumnya terkunci rapat.
Para pencuri diperkirakan masuk sekitar pukul 24.00 WIB. Dari ruang tata usaha museum, para pencuri dengan leluasa mengambil uang Rp 11 juta yang disimpan di lemari milik Koordinator Keuangan Muzamil Zein. Para pencuri juga merusak lemari besi dan mengambil proyektor liquid crystal display (LCD) di ruang administrasi serta uang honor karyawan sebesar Rp 1,3 juta.
Aparat Kepolisian Sektor Metro Senen yang datang ke lokasi kejadian belum dapat memastikan para pelaku. Sejauh ini polisi baru memeriksa lima karyawan yang kerap menginap dan penjaga malam museum.(ICH/Ria Satriana Budi dan Dony Indradi)
Para pencuri diperkirakan masuk sekitar pukul 24.00 WIB. Dari ruang tata usaha museum, para pencuri dengan leluasa mengambil uang Rp 11 juta yang disimpan di lemari milik Koordinator Keuangan Muzamil Zein. Para pencuri juga merusak lemari besi dan mengambil proyektor liquid crystal display (LCD) di ruang administrasi serta uang honor karyawan sebesar Rp 1,3 juta.
Aparat Kepolisian Sektor Metro Senen yang datang ke lokasi kejadian belum dapat memastikan para pelaku. Sejauh ini polisi baru memeriksa lima karyawan yang kerap menginap dan penjaga malam museum.(ICH/Ria Satriana Budi dan Dony Indradi)