Kehebatan Sebastian Vettel di arena Formula 1 (F1) ternyata tak selalu menyisakan cerita manis. Berbagai ungkapan negatif juga lahir dari berbagai pihak. Oleh mereka yang kontra, Vettel disebut terlalu mendominasi jalannya persaingan hingga kompetisi F1 dinilai membosankan.
Salah satu yang menganggap bosan jalannya persaingan F1 adalah Lewis Hamilton. Rival Vettel di arena balap itu menyatakan bahwa perebutan menuju gelar juara tidak lagi sengit seperti beberapa tahun lalu.
"Saya bisa merasakan apa yang dirasakan fans. Ini karena saya pernah merasakan bagaimana jenuhnya melihat Michael Schumacher juara. Saya ingat melihat start, lalu pergi tidur, waktu terbangun saya tahu apa yang terjadi. Saya yakin banyak orang sekarang merasakan hal yang sama. Setidaknya, itu terjadi di keluarga saya," keluhnya.
Mendengar komentar miring tersebut, Vettel akhirnya buka suara. Pembalap dari tim Red Bull-Renault itu merasa jenuh karena dianggap membuat persaingan jadi membosankan. Vettel berkelit bahwa F1 era Michael Schumacher lebih membosankan dibanding saat ini.
"Pertama-tama itu bagai pujian untuk saya. Tapi saya pikir itu sangat berbeda (dengan dominasi Schumacher). Jika Anda melihat GP Singapura, di sana kami memiliki putaran dua detik lebih cepat dari mobil yang ada di belakang. Tapi semua itu tergantung dengan siapa yang ada di belakang kami," ucapnya.
Vettel mendapat cemoohan demikian lantaran dirinya sukses menjuarai empat GP berturut-turut. Karena dominasinya, Vettel kini bertengger di posisi puncak klasemen dengan raihan 272 poin. Pembalap kebangsaan Jerman itu unggul 77 angka dari Fernando Alonso (Ferrari) yang ada di posisi dua. Berkat selisih yang cukup lebar tersebut, Vettel musim ini berpeluang besar untuk mempertahankan gelar juara dunia yang sudah ia raih sejak tiga tahun lalu.
Dibanding dengan Schumacher, gelar Vettel memang belum menandingi. Sebab selama lima musim (2000-2004) Schumacher bersama tim Ferrari sukses meraih gelar juara dunia.
Advertisement