Rihanna mengungkapkan kebenciannya kepada juru warta dan paparazi. Rihanna menilai hidupnya tak tenang karena selalu diikuti dimana dan kapanpun dia berada.Belum lama ini, pelantun Take A Bow ini mengunggah fotonya ke Instagram untuk menggambarkan rasa jengkel dan bencinya itu. Foto tersebut diambil dari hotel tempatnya menginap di Auckland, New Zealand. RiRi--panggilan akrab Rihanna--juga mengatakan bahwa kebenciannya kepada juru warta itu melebihi kebenciannya terhadap Adolf Hitler dan Nazi--Jaman pemerintahan German 1933-1945 di bawah komando Adolf Hitler dan partai Nazi, pemerintahannya diwarnai pengaruh rasis yang memandang rendah kaum Yahudi dan ras lainnya. "Aku membenci mereka (paparazi) melebihi kebencianku terhadap Adolf Hitler dan Nazi," tulisnya sebagai caption foto seperti diberitakan Aceshowbiz, Kamis (10/10/2013). Ungkapan yang ditulis RiRi tersebut diambil dari lagu Kanye West pada 2007 yang berjudul Flashing Light. Gambar itu diambil oleh seorang fotgrafer bernama Simon Runting. Fotonya memperlihatkan mantan kekasih Chris Brown ini berdiri di balik jendela kamar hotel dengan hanya memakai selimut untuk menutupi tubuhnya. Dalam interview terpisah dengan Glamor Magazine, penyanyi yang sering telat datang ke konsernya sendiri ini mengatakan bahwa karena paparazi ia merasa terjebak. Kemunculan paparazi dinilai tiba-tiba. "Ada perasaan aku tidak bisa bebas sesuka hatiku. Aku merasa diawasi," tuturnya. Bahkan ketika ia tak memakai sehelai kainpun di dalam kamar yang jendelanya telah ditutup rapat dan diberi tirai, RiRi tetap mengaku tak nyaman. Ia merasa seperti ada saja orang yang mengintai dan mengintip dari balik tirai kamarnya.(Ppt/Des)
Advertisement