Eliano Reijnders Bandingkan Atmosfer Bobotoh di GBLA dengan Belanda, Mana Lebih Baik?

Eliano Reijnders terkesima dengan dukungan dan atmosfer Bobotoh di Stadion GBLA.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 24 Mei 2026, 11:30 WIB
Eliano Reijnders mengangkat trofi BRI Super League 2025/2026. Persib Bandung meraih juara dan hattrick, jadi tim pertama yang melakukannya di Liga Indonesia. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta - Kebahagiaan luar biasa dirasakan oleh Eliano Reijnders setelah berhasil membawa Persib Bandung juara BRI Super League 2025/2026. Ia terkesima dengan atmosfer dari Bobotoh yang ada di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dan membandingkannya dengan di Belanda.

Persib Bandung resmi keluar sebagai juara BRI Super League 2025/2026. Pangeran Biru berhasil menjadi yang terbaik pada musim ini setelah bermain imbang 0-0 saat menjamj Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5) sore.

Hasil imbang itu sudah cukup membuat Persib menutup musim di puncak BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 79 poin. Perolehan angka Pangeran Biru sebenarnya disamakan oleh Borneo FC Samarinda yang menempel ketat di posisi kedua.

Tapi, Persib berhak menjadi juara karena unggul head to head dari Borneo FC. Dari dua bentrokan musim ini, Pangeran Biru tidak terkalahkan karena sekali menang dan sekali imbang. Eliano Reijnders sebagai pemain yang tampil penuh lawan Persijap, bahagia bukan main. 

"Ya, seperti yang dikatakan Pelatih, kami tidak mencetak gol, tapi siapa peduli kami juara," kata Eliano usai pertandingan.


Bandingkan Atmosfer di GBLA dengan Belanda

Bobotoh Persib Bandung berpesta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Persib meraih juara BRI Super League 2025/2026, Sabtu (23/5/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pemain kelahiran 23 Oktober 2000 itu kemudian terang-terangan tersanjung dengan atmosfer yang ada di Stadion GBLA. Ia bahkan sampai membandingkannya dengan yang pernah ia rasakan selama di Belanda.

Eliano Reijnders adalah pemain yang lahir dan besar di Belanda. Dia pernah memperkuat PEC Zwolle dan Jong Utrecht sebelum datang ke Persib Bandung.

"Anda lihat Bobotoh, mereka mendukung setiap pertandingan, dan apa yang Anda lihat setelah pertandingan itu gila," katanya.


Lebih Gila

Tifo Bojan Hodak dalam laga Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (23/5/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Menurut Eliano Reijnders, apa yang ia rasakan di GBLA tak pernah diterima di Belanda. Kegilaan masyarakat dan suporter sepak bola Indonesia, khususnya Persib Bandung membuatnya sangat terkesima.

"Ya, tapi tidak seperti ini. Ini lebih gila lagi. Saya rasa di sini jauh lebih baik," jelas Eliano Reijnders.

Kebahagiaan Eliano semakin terasa karena dia merayakan pesta gelar juara Persib Bandung bersama keluarga kecilnya. Sang istri, Marciana dan dua anaknya turut hadir langsung di Bandung.


Gelar Perdana Eliano

Gelar BRI Super League bersama Persib merupakan trofi pertama yang diraih Eliano semenjak menjadi pesepak bola profesional.

Pemain berusia 25 tahun itu merupakan jebolan akademi PEC Zwolle sebelum bergabung dengan Persib pada 2025. Bersama Maung Bandung, Eliano ikut membawa Persib menjuarai Super League 2025/2026.

Di level internasional, Eliano memilih membela Timnas Indonesia sejak 2024 dan sudah mencatatkan sembilan penampilan serta satu gol. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya