Kemungkinan Saddam Pernah Bersembunyi di Monumen Nasional

Pemakaman Kerajaan Irak atau Monumen Nasional diyakini pernah menjadi tempat persembunyian terakhir Saddam Hussein sebelum Kota Baghdad jatuh ke tangan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat.

oleh Liputan6Diterbitkan 17 Januari 2004, 01:18 WIB
Liputan6.com, Baghdad: Warga Irak dan para pekerja pemakaman Kerajaan Irak meyakini kompleks itu pernah menjadi tempat persembunyian terakhir Saddam Hussein. Kemungkinan besar mantan Presiden Irak bertahan di kompleks yang juga Monumen Nasional itu sebelum Kota Baghdad jatuh ke tangan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat [baca: Tentara Koalisi Berhasil Menumbangkan "Saddam"].

Di pemakaman tersebut terdapat mausoleum atau ruangan besar yang berisi semua makam keluarga Kerajaan Irak. Salah satunya adalah makam Raja Faisal, raja terakhir Irak yang dibunuh pada 14 Juli 1958 di Baghdad selama revolusi republik. Pemakaman Nasional adalah sebuah monumen nasional dengan status istimewa. Perawatam kompleks ini dibiayai oleh Dewan Pemerintah Irak.

Saddam diyakini bersembunyi di salah satu kamar di mausoleum itu. Masing-masing kamar dapat diakses melalui tangga belakang mausoleum yang berada di kawasan perumahan kelas menengah Adhamia di barat daya Baghdad. Dengan begitu, Saddam dapat bersembunyi dengan nyaman di salah satu kamar tanpa diketahui siapa pun.(TNA/Pin)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya