Liputan6.com, Jakarta - Duka menyelimuti Fedi Nuril, yang baru saja kehilangan ibunda tercinta, Gusmawati Nuril, untuk selamanya. Gusmawati Nuril meninggal dunia pada Selasa, 19 Mei 2026, sekitar pukul 15.53 WIB. Jenazah ibunda Fedi Nuril dikebumikan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026). Iring-iringan jenazah tiba di area pemakaman sekitar pukul 11.00 WIB.
Kesedihan mewarnai suasana pemakaman saat Fedi Nuril turun langsung ke liang lahad guna menyambut jenazah sang ibu. Meski berusaha tegar, matanya terlihat berkaca-kaca karena menahan luapan emosi selama prosesi berlangsung.
Advertisement
Suasana haru terasa ketika Fedi Nuril melantunkan azan dan iqamah sebagai penghormatan terakhir di liang lahad. Suaranya terdengar bergetar seolah tak kuasa menahan sedih harus berpisah dengan sosok yang dicintainya. Tangis Fedi Nuril tak terelakkan saat gundukan tanah merah mulai menimbun pusara ibunda secara perlahan. Tangisnya pecah seketika di pelukan sang istri, Vanny Widyasasti.
Sementara itu, Vanny Widyasasti yang mengenakan busana serba hitam berusaha memberi kekuatan dengan mendekap erat tubuh suami dari belakang. Sang istri tetap setia mendampingi dan berusaha menenangkan Vanny Widyasasti yang tampak sangat terpukul atas musibah ini.
Keteguhan Hati
Setelah suasana hati sedikit lebih tenang, Vanny Widyasasti mengangkat kedua tangannya untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhumah. Ia memohon pengampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan bagi sang ibu sebelum benar-benar meninggalkan pusara.
Prosesi dilanjutkan tabur bunga bagi keluarga. Di momen ini, Vanny Widyasasti menunjukkan keteguhan hati, seolah sudah mengikhlaskan kepergian wanita paling berarti dalam hidupnya.
Saya Belum Kuat
Hingga seluruh rangkaian pemakaman selesai, Fedi Nuril belum bersedia memberi keterangan mengenai kepergian ibunda. Ia memohon pengertian karena masih butuh waktu untuk menenangkan diri.
"Saya belum kuat baru keluar dari liang lahad, mohon maaf sekali. Tapi terima kasih sudah datang," ucap Fedi Nuril usai pemakaman.