Pep Guardiola: Arsenal Layak Juara Liga Inggris, City Sudah Berjuang Maksimal

Pep Guardiola mengucapkan selamat kepada Arsenal usai memastikan gelar Liga Inggris. Ia tetap bangga dengan perjuangan Manchester City musim ini.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 20 Mei 2026, 08:27 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, bertepuk tangan kepada para pendukung setelah pertandingan Liga Inggris melawan Bournemouth, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola harus melihat Manchester City gagal meraih gelar Premier League musim ini. Hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth memastikan Arsenal resmi menjadi juara 2025/2026.

Manchester City sebenarnya sempat menjaga asa lewat gol Erling Haaland pada menit akhir pertandingan. Namun, tambahan satu poin tidak cukup untuk memperpanjang persaingan hingga pekan terakhir.

The Citizens kini mengoleksi 78 poin dari 37 pertandingan musim ini. Mereka tertinggal empat angka dari Arsenal yang sudah aman di puncak klasemen dengan satu laga tersisa.

Meski gagal meraih gelar liga, Manchester City tetap menutup musim dengan raihan Piala FA dan Carabao Cup. Guardiola pun tetap mengapresiasi perjuangan timnya sepanjang musim yang penuh tantangan.


Guardiola Sebut Arsenal Layak Menjadi Juara

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memeluk pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setelah laga final Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Guardiola menilai Arsenal tampil konsisten sepanjang musim sehingga pantas meraih trofi Premier League. Ia juga memberikan apresiasi kepada Mikel Arteta beserta seluruh elemen tim Arsenal.

Pelatih asal Spanyol itu mengakui Manchester City sudah berusaha maksimal dalam perebutan gelar musim ini. Namun, ia merasa ada banyak situasi di luar kendali yang memengaruhi perjalanan timnya.

"Selamat kepada Arsenal, Mikel Arteta, staf pelatih, dan para penggemar atas gelar Premier League ini. Mereka memang pantas mendapatkannya," ujar Guardiola.

"Pada saat yang sama, dalam karier kepelatihan saya, ini adalah salah satu musim ketika kami berjuang paling keras menghadapi banyak hal yang tidak bisa kami kendalikan," lanjut Guardiola.


Guardiola Bangga Manchester City Tidak Pernah Menyerah

Gelandang Manchester City, Bernardo Silva, mendapatkan adangan dari sejumlah pemain Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) malam WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Guardiola menegaskan Manchester City tetap menunjukkan mentalitas kuat hingga akhir musim. Ia bangga karena timnya terus bertarung dalam persaingan gelar meski menghadapi banyak kendala.

Menurutnya, City selalu menjaga peluang selama musim berjalan. Mereka juga tetap mampu tampil kompetitif dalam berbagai kompetisi.

"Kami selalu berada di sana dan tidak pernah menyerah. Saya sebenarnya ingin membawa persaingan ini hingga momen terakhir meskipun semuanya tidak berada di tangan kami," ujar Guardiola.

"Kami menjalani banyak momen sulit dan tidak pernah menyerah. Itu sebabnya kami bisa berada di posisi ini," sambung Guardiola.


Guardiola Soroti Kondisi Fisik dan Kekuatan Bournemouth

Eli Junior Kroupi berebut bola dengan Marc Guehi dalam laga Liga Inggris antara Bournemouth vs Manchester City di Vitality Stadium, 20 Mei 2026. (AP Photo/Ian Walton)

Guardiola mengakui Manchester City tidak tampil dalam kondisi terbaik saat menghadapi Bournemouth. Ia menyebut faktor kebugaran menjadi salah satu kendala utama dalam pertandingan tersebut.

Lanjut Baca:

Selain itu, Guardiola juga memberikan pujian kepada Bournemouth yang tampil solid sepanjang laga. Menurutnya, lawan memiliki organisasi permainan yang sangat baik. "Hari ini kelelahan terlihat jelas. Mereka memiliki 12 hari untuk mempersiapkan pertandingan itu dan bermain demi tiket Liga Champions dengan tim yang luar biasa," ujar Guardiola. "Mereka tidak terkalahkan dalam 17 pertandingan dan itu karena mereka memang tim yang sangat bagus," kata Guardiola.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya