Pemilu 2004 Diikuti 24 Parpol

KPU menetapkan enam parpol terakhir menjadi peserta Pemilu 2004. Tiga parpol lulus verifikasi faktual di 22 provinsi. Tiga lagi lulus di 21 provinsi. Total peserta pemilu menjadi 24 parpol.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Desember 2003, 12:05 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum menetapkan enam partai politik terakhir menjadi peserta Pemilihan Umum 2004. Keenam parpol itu adalah Partai Merdeka, Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD), Partai Nahdlatul Ummah Indonesia (PNUI), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Pelopor, dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI). Pengumuman yang dilakukan setelah rapat maraton sejak petang ini adalah bagian akhir dari rangkaian verifikasi faktual parpol untuk lolos bertarung di Pemilu 2004. Hasil itu diumumkan Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Ahad (7/12) sekitar pukul 22.00 WIB.

Nazaruddin menjelaskan, Partai Merdeka pimpinan Adi Sasono, PBSD pimpinan Muchtar Pakpahan, PNUI pimpinan Kiai Haji Syukron Ma`mun memiliki perwakilan di 22 provinsi. Sedangkan PPD pimpinan Usman Sapta, Partai Pelopor pimpinan Rachmawati Sukarnoputri, dan PPDI pimpinan Dimmy Haryanto memiliki perwakilan di 21 provinsi. Dengan tambahan enam parpol ini, peserta pemilu tahun depan menjadi 24 partai atau setengah dari peserta Pemilu 1999.

Situasi Gedung KPU, sejak Ahad siang, dipadati pengurus partai maupun pendukung yang menunggu hasil akhir verifikasi yang sempat ditunda beberapa jam. Simpatisan partai yang baru lolos langsung bersorak setelah pengumuman [baca: Pengumuman Akhir Peserta Pemilu 2004 Molor].

Sedangkan para pengurus parpol yang gagal verifikasi tampak kecewa. Sedangkan para pengurus parpol yang gagal verifikasi tampak kecewa. Di antaranya adalah Ketua Umum Partai Amanah Sejahtera Kiai Haji Abdurrahman. Namun, Abdurrahman mengaku pasrah dengan keputusan itu. Padahal, menurut Abdurrahman partainya sudah memenuhi syarat perwakilan daerah di 23 provinsi. "Karena itu keputusan KPU, kita harus menerima," kata Abdurrahman. Dia mengaku sudah beberapa kali ditawari untuk bergabung dengan partai lain. Bahkan sejumlah partai tak lolos verifikasi sudah beberapa kali bertemu untuk menyatukan suara. "Bahkan ada 21 partai yang sudah beberapa kali melakukan pertemuan," kata Abdurrahman.(ZAQ/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya