I.League Bocorkan Regulasi BRI Super League Musim Depan, Aturan Ini Bakal Ditiadakan

I.League melakukan penyesuaian terkait regulasi BRI Super League 2026/2027.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 18 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua pemain U-23 Persija Jakarta, Arlyansyah Abdulmanan (kiri) bersama Dony Tri Pamungkas (kanan) usai berhasil mencetak gol ke gawang Persijap Jepara pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra berbicara mengenai regulasi BRI Super League 2026/2027. Ia mengungkap tak banyak perubahan yang dilakukan, hanya ada salah satu aturan yang bakal ditiadakan.

I.League selaku operator kompetisi telah menggodok terkait regulasi Super League 2026/2027. Aturan-aturan itu dibentuk agar kompetisi musim depan semakin menarik.

Saat ini ada dua aturan yang paling menonjol dari BRI Super League 2025/2026 menyangkut pemain asing dan pemain U-23.


Pemain Asing Tetap

Tiga pemain asing Persija Jakarta, Bruno Tubarao, Gustavo Almeida, dan Jean Mota, merayakan gol ke gawang Persis Solo dalam laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (27/4/2026). Persija menang telak 4-0 dalam laga ini. (Bola.com/Abdul Aziz)

Terkait pemain asing, Asep mengisyaratkan aturan itu tidak mengalami perubahan. Setiap tim masih diperbolehkan untuk mendaftarkan sebelas pemain asing, dengan sembilan yang masuk line-up dan tujuh berada di atas lapangan.

"Ya sudah disampaikan kan, saya pikir ini hal yang sudah kita share ya bersama PSSI bulan lalu," kata Asep.

"Regulasi untuk musim yang akan datang, tidak ada perubahan," sambungnya.

 


Pemain U-23 Dihapuskan

Pemain Persib Bandung, Kakang Rudianto pada laga lanjutan pekan ke-3 BRI Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung melawan Dewa United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jumat (14/07/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sementara terkait U-23, Asep menyatakan bahwa aturan itu akan dihapuskan. Regulasi soal pemain muda harus bermain tidak diberlakukan.

Artinya musim depan setiap tim kontestan Super League kini tak lagi diwajibkan memainkan satu pemain U-23 sebagai starter dan bermain selama minimal 45 menit. 

"Hanya ada perubahan di regulasi U23-nya, yang tidak ada lagi kewajiban dalam starting line up di 45 menit," ucap Asep.


Hasil Aspirasi

Asep menjelaskan, penghapusan regulasi tersebut bukan tanpa sebab. Keputusan itu diambil setelah pihaknya melakukan diskusi dengan para klub kontestan

"Dalam membuat regulasi ada fase mendengar, ada fase kita berdiskusi yang sesuai dengan yang punya kompetensi, yang juga punya kepentingan di sana, jadi sebetulnya proses ya dan itu kemarin sudah kita presentasikan di depan," terang dia.

"Tapi sekali lagi kan itu adalah apa yang sudah kita bicarakan, seperti apa, detail, resminya, itu kan RUU bahasanya. Kalau undang-undangnya, regulasinya, sudah keluar nanti semua bisa melihat sendiri," sambung Asep.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya