Mohamed Salah Kritik Gaya Main Liverpool, Minta Kembali ke Heavy Metal

Mohamed Salah mengkritik permainan Liverpool dan meminta tim kembali ke gaya heavy metal. Ia menilai performa tim menurun setelah kekalahan dari Aston Villa.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 17 Mei 2026, 16:55 WIB
Mohamed Salah merayakan gol kedua Liverpool dalam laga Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026). (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Mohamed Salah melontarkan kritik tajam terhadap permainan Liverpool setelah kekalahan 2-4 dari Aston Villa. Hasil tersebut membuat posisi tim turun ke peringkat kelima klasemen Liga Inggris.

Penyerang asal Mesir itu masuk dari bangku cadangan dalam laga di Villa Park, Sabtu (16/5/2026) dini hari WIB. Liverpool terlihat kesulitan dan kembali kebobolan setelah sempat menyamakan skor melalui Virgil van Dijk.

Komentar Salah muncul di tengah tekanan yang meningkat terhadap pelatih Arne Slot. Kekalahan tersebut juga membuat peluang Liverpool mengamankan tiket Liga Champions menjadi terganggu.

Salah yang akan meninggalkan Anfield di akhir musim tetap menunjukkan kepeduliannya terhadap tim. Ia ingin Liverpool kembali ke identitas permainan yang pernah membawa banyak kesuksesan.


Kritik Terhadap Penurunan Performa Tim

Mohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Salah menyoroti performa Liverpool yang dinilai terus menurun musim ini. Ia menilai kekalahan demi kekalahan tidak mencerminkan standar tim sebesar Liverpool.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraih tim. Menurutnya, para suporter pantas mendapatkan performa yang lebih baik.

“Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari diragukan menjadi percaya diri, dan dari percaya diri menjadi juara. Dibutuhkan kerja keras dan saya selalu melakukan segalanya untuk membantu klub mencapainya. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga dari itu,” ujar Salah.

“Kami runtuh lagi dalam kekalahan musim ini, itu sangat menyakitkan dan bukan yang pantas didapatkan para penggemar kami," jelas Salah.


Harus Kembali ke Gaya Heavy Metal

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Salah menegaskan bahwa Liverpool harus kembali ke gaya bermain menyerang yang agresif. Ia menyebut gaya heavy metal sebagai identitas yang harus dipertahankan.

Menurutnya, filosofi tersebut tidak boleh ditawar oleh siapa pun di dalam tim. Semua pemain harus beradaptasi dengan identitas tersebut.

“Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang dengan gaya heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi. Itulah sepak bola yang saya kenal dan itulah identitas yang harus dipulihkan dan dipertahankan selamanya," kata Salah.

“Itu tidak bisa ditawar dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengan itu," ucap Salah.


Standar Liverpool Bukan Sekadar Menang

Selebrasi Mohamed Salah dalam laga Everton vs Liverpool di Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (AP Photo/Ian Hodgson)

Salah menilai kemenangan sesekali bukanlah standar bagi Liverpool. Ia menegaskan bahwa tim harus selalu membidik pencapaian tertinggi setiap musim.

Ia juga menegaskan kecintaannya kepada klub meski akan segera pergi. Salah berharap Liverpool tetap sukses di masa depan.

“Memenangkan beberapa pertandingan di sana sini bukanlah hal yang seharusnya menjadi tujuan Liverpool. Semua tim bisa memenangkan pertandingan," tutur Salah.

“Liverpool akan selalu menjadi klub yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya ingin melihatnya sukses jauh setelah saya pergi. Seperti yang selalu saya katakan, lolos ke Liga Champions musim depan adalah batas minimum dan saya akan melakukan segalanya untuk mewujudkannya," pungkas Salah.

Sumber: ESPN


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya