Keterlambatan jadwal keberangkatan pesawat atau delay menuju sejumlah kota di Indonesia masih saja terjadi. Ratusan penumpang pun memenuhi ruang tunggu maskapai penerbangan Sriwijaya Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.
Pantauan Liputan6.com, Selasa (20/8/2013), ratusan penumpang memenuhi selasar dan ruang tunggu utama. Sebagian penumpang terpaksa duduk di lantai karena tidak kebagian tempat duduk.
Meski arus balik H+7 Lebaran sudah terlewati, namun sebagian besar penumpang mengaku baru mau kembali ke kota tempat mereka bekerja. Salah satu penumpang, Retno, mengaku dari Solo transit di Soekarno-Hatta untuk menuju Medan.
"Jadwalnya jam setengah 2, tapi sampai sekarang belum datang," keluh Retno.
Sejumlah jadwal keberangkatan seperti menuju Denpasar, Bali dan Malang Jawa Timur, juga terlambat. Keterlambatan terlihat di papan jadwal boarding pesawat.
"Belum datang, nanti saya tanya pihak Sriwijaya-nya," kata Petugas Bandara, Dean Rinaldi.
Petugas check in Sriwijaya Air juga membenarkan. Namun, ia tidak menjelaskan alasan keterlambatan. "Ke Malang dan Denpasar terlambat," jawab petugas yang menolak disebutkan namanya itu. (Adi/Mut)
Pantauan Liputan6.com, Selasa (20/8/2013), ratusan penumpang memenuhi selasar dan ruang tunggu utama. Sebagian penumpang terpaksa duduk di lantai karena tidak kebagian tempat duduk.
Meski arus balik H+7 Lebaran sudah terlewati, namun sebagian besar penumpang mengaku baru mau kembali ke kota tempat mereka bekerja. Salah satu penumpang, Retno, mengaku dari Solo transit di Soekarno-Hatta untuk menuju Medan.
"Jadwalnya jam setengah 2, tapi sampai sekarang belum datang," keluh Retno.
Sejumlah jadwal keberangkatan seperti menuju Denpasar, Bali dan Malang Jawa Timur, juga terlambat. Keterlambatan terlihat di papan jadwal boarding pesawat.
"Belum datang, nanti saya tanya pihak Sriwijaya-nya," kata Petugas Bandara, Dean Rinaldi.
Petugas check in Sriwijaya Air juga membenarkan. Namun, ia tidak menjelaskan alasan keterlambatan. "Ke Malang dan Denpasar terlambat," jawab petugas yang menolak disebutkan namanya itu. (Adi/Mut)