Bobby Cahyo Pimpin LIMA Golf Hari Pertama

Pegolf Bina Nusantara ini mencatat 68 pukulan atau 4 di bawah Par dpada hari pertama Liga Mahasiswa Golf di Imperial Klub Golf, Karawaci.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Agustus 2013, 21:11 WIB
Pegolf Bobby Cahyo Aditomo memimpin perolehan skor hari pertama Liga Mahasiswa atau LIMA Golf di Imperial Klub Golf, Karawaci, Tangerang, Banten, Senin (19/8/13). Ia  mencatat 68 pukulan atau 4 di bawah Par. Ini menjadi hasil maksimal bagi Mahasiswa Universitas Bina Nusantara yang juga atlet pelatnas SEA Games itu.

Bobby bersaing dengan 19 pegof dari 11 universitas dalam turnamen yang berlangsung 19 sampai 21 Agustus. "Saya senang karena pukulan masuk terus. Sebenarnya lapangan golf di sini tidak mudah. Namun, ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Saya berharap bisa meraih hasil maksimal di hari berikutnya," kata Bobby.

Selain Bobby, Jordan Surya Irawan juga meraih hasil yang cukup maksimal di hari pertama. Pegolf Universitas Widyatama itu berada di peringkat kedua dengan 72 pukulan atau event par.

LIMA Golf menggandeng Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI). Dalam pelaksanaannya turnamen ini menggunakan aturan golf internasional yang diberlakukan R&A Rules Limited, para peserta akan bermain sesuai dengan standar Internasional, yakni 18 holes dan 72 par. Kompetisi akan berlangsung dengan format total 54 holes (tiga hari perlombaan) untuk Team Gross Event, Individual Gross Event, dan Individual Nett Event.

Pegolf dari pelatnas masih mendominasi perolehan skor. Dicky Prionggo (Universitas Binus), Nadya Rosiana (Universitas Widyatama), dan Fahmi Reza (Universitas Binus) masing-masing merebut posisi tiga sampai lima untuk sementara.

Nadya, yang merupakan satu-satunya pegolf wanita dalam kompetisi ini, menyatakan hasil yang diraihnya belum maksimal. "Saya harap akan mendapat hasil lebih baik lagi besok," ujarnya.

Kompetisi Liga Mahasiswa Golf 2013 adalah kompetisi golf pertama pada tingkat mahasiswa di Indonesia. Direktur Kompetisi PB PGI Dian Mariyun mengatakan, LIMA Golf ke depannya bisa lebih berkembang. "Caranya tentu harus makin gencar sosialisasinya ke daerah-daerah. Hasil di kompetisi ini juga akan mendapatkan poin dan masuk ke dalam world amateur ranking," tutur Dian.

Sementara itu, CEO LIMA Golf, Ryan Gozali berharap kompetisi ini bisa menjadi jembatan bagi para mahasiswa sebelum masuk jenjang profesional. "Banyak bakat di dunia golf. Selama ini para mahasiswa banyak yang tidak tersalurkan bakatnya, maka itu kami menghelat kompetisi ini," tandasnya.

Selain berpengaruh pada ranking di level amatir dunia, pemenang LIMA Golf juga akan mendapatkan hadiah uang. Para pegolf yang meraih Team Gross Event terbaik akan mendapatkan uang pembinaan untuk UKM di universitasnya sebesar Rp 5 juta, dan masing-masing Rp 3 juta dan Rp 2 juta untuk peringkat kedua serta ketiga. Kompetisi Liga Mahasiswa Golf ini terselenggara berkat dukungan dari Teh Botol Sosro, Blibli.com, Kaskus, Mcdonald, dan Taylormade Adidas golf.(Bog)

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya