Seorang pemain nasional Indonesia kembali tersandung dugaan kasus pelanggaran hukum. Pemain naturalisasi asal Nigeria Greg Nwokolo dilaporkan ke polisi oleh seorang wanita bernama Rahelia Gaby (25). Menurut kuasa hukum Rahelia, kliennya itu mengaku dianiaya dan sempat terjadi upaya perkosaan. Peristiwa tersebut terjadi di rumah Greg di Jalan BDN II Nomor 18 D, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.
Sementara itu, striker kelahiran Anambra, Nigeria 3 Januari 1986 tersebut membantah keras tuduhan Rahelia. "Tuduhan penganiayaan itu tidak benar. Itu cuma fitnah dan kabar bohong," ucap Greg seperti dikutip dari laman resmi Arema, Senin 19 Agustus.
Beberapa waktu sebelumnya, pemain naturalisasi lainnya juga tersandung kasus pelanggaran hukum. Dialah bek kiri Sriwijaya FC, Diego Michiels yang kini telah berganti nama Diego Muhammad setelah memutuskan masuk Islam awal tahun ini. Pemain berusia 23 tahun kelahiran Belanda tersebut dijerat Pasal 170. Ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dan Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan ringan.
Tak hanya kedua pesepakbola itu yang tersangkut kasus pelanggaran hukum. Ada beberapa nama lain, di antaranya Isak Kanon dan Kamara Kelvin. Berikut ini sejumlah pesepakbola yang akhirnya berurusan dengan penegak hukum.
Advertisement
1. Isak Kanon (Juli 2013)
Pemain Persidafon Dafonsoro ini harus berurusan dengan pihak kepolisian karena menikam seorang mahasiswa di Jayapura bernama Yonathan Homer. Insiden tersebut terjadi di jalan PGRI Perumnas 3, Kota Jayapura, Minggu 28 Juli 2013 dini hari WIT.
Kasus tersebut berawal dari keributan antara pelaku dan korban. Kala itu Isak dalam kondisi mabuk terpengaruh minuman keras. Setelah melakukan tindak pidananya itu, Isak sempat melarikan diri dan baru berhasil diciduk polisi pada sore harinya. Sementara itu korban penusukan, Yonathan sempat dirawat di rumah sakit Dian Harapan, dan kemudian dirujuk ke RSUD Dok 2.
2. Kamara Kelvin (Juni 2013)