Aura Imane Khelif Bertuksedo di Cannes 2026, Petinju yang Sempat Dituduh Transgender

Tuksedo yang dikenakan Imane Khelif di Festival Film Cannes 2026 dipuji Vogue.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 15 Mei 2026, 05:00 WIB
Imane Khelif di Festival Film Cannes 2026. (dok. Valery HACHE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Petinju Aljazair Imane Khelif muncul di karpet merah Festival Film Cannes 2026 dengan aura unik, pada Rabu, 13 Mei 2026. Peraih medali emas Olimpiade 2024 itu tampil berbeda dengan kebanyakan pesohor perempuan lantaran mengenakan setelan tuksedo untuk menghadiri pemutaran perdana film Nagi Notes.

Mengutip Vogue Italia, Kamis, 14 Mei 2026, Khelif melangkah di sepanjang Montee des Marches mengenakan setelan hitam yang dibuat dengan presisi. Jaket double-breasted yang dipotong pendek dan rapi langsung mendefinisikan ulang proporsi tuksedo tradisional.

Kerah runcing memperkuat struktur pakaian dan memperkenalkan ketegangan grafis yang membuat tampilan sangat modern, sambil tetap berpegang pada kode pakaian pria klasik. Satu detail dekoratif memecah kekakuan monokromatik: bros bunga putih besar yang disematkan di kerah kiri.

Bros bunga berbentuk tiga dimensi dan berjumbai itu bertindak 'sebagai elemen pengganggu dalam konstruksi minimalis tampilan'. Bros ini tidak melembutkan tuksedo, tetapi dengan cerdik menggoyahkannya, memperkenalkan komponen couture yang mengingatkan pada teatrikalitas halus tertentu dari mode era 1980-an.

Di bawah jaket, Imane memilih kemeja putih yang sempurna, dikancingkan dengan ketat hingga kerah. Tanpa dasi, tanpa dasi kupu-kupu: pengurangan menjadi gestur gaya yang tepat di sini. Kerah tertutup menonjolkan kemurnian garis dan membiarkan proporsi busana berbicara sendiri.

Celana tuksedo berpinggang tinggi melengkapi siluet dengan keanggunan yang mengalir dan santai. Lipatan memperkuat gerakan kain, sementara potongan longgar menciptakan vertikalitas yang canggih yang memanjangkan sosok tanpa membuatnya kaku.

Pujian Vogue untuk Pilihan Gaya Imane Khelif

Imane Khelif tampil di karpet merah Festivak Film Cannes 2026, Rabu, 13 Mei 2026. (dok. Tangkapan layar Instagram @imane_khelif_10/https://www.instagram.com/p/DYSItgSjEDC/?img_index=2/Dinny Mutiah)

Melengkapi penampilannya, sepatu kulit hitam mengkilap bertali semakin memperkuat estetika formal tampilan, mempertahankan hubungannya dengan lemari pakaian pria klasik. Tetapi justru dalam kontras antara kode tradisional dan kepekaan kontemporer itulah tampilan ini menemukan kekuatannya.

Penataan rambut juga mengikuti arah yang sama, esensial dan terkontrol. Rambut ditarik sepenuhnya ke belakang dalam kuncir kuda rendah dengan hasil akhir tampilan basah yang memperlihatkan wajah dan memperkuat kebersihan grafis gambar. Tidak ada kelembutan romantis, tidak ada kemudahan yang dipelajari: semuanya menyampaikan disiplin, kepercayaan diri, dan kendali.

Pilihan Imane Khelif tampak sangat kuat justru karena ketenangannya. Tuksedonya membangun citra kekuatan kontemporer melalui garis-garis yang tepat, proporsi yang seimbang, dan pengurangan. Sebuah penampilan yang melampaui kode-kode busana kekuasaan, penjahitan tanpa gender, dan keanggunan haute couture.

Mengutip dari laman BBC, Sabtu, 17 Agustus 2024, sosok Imane mencuri perhatian setelah memenangkan medali emas di Paris meskipun didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia pada 2023 oleh Asosiasi Tinju Internasional setelah dilaporkan gagal dalam tes kelayakan gender. Komite Olimpiade Internasional dengan tegas membela hak Khelif untuk bertanding dan memutuskan bahwa ia memenuhi syarat.

Dituding Transgender

Petinju berumur 25 tahun itu mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Aljazair kala masuk ke ring untuk melakoni partai final Olimpiade 2024. (AP Photo/Ariana Cubillos)

Namun, prestasinya di ring tinju ternoda oleh tudingan sebagai transgender, termasuk dari JK Rowling dan Elon Musk. Ia langsung menyewa pengacara untuk mengajukan gugatan kepada pihak-pihak yang melecehkannya di dunia maya saat bertanding di Paris, termasuk kedua nama pesohor itu.

Seperti dikutip dari Variety, Khelif telah menunjuk pengacara yang berbasis di Paris Nabil Boudi untuk mengajukan tuntutan pidana yang diajukan ke pihak berwenang Prancis atas dugaan “tindakan pelecehan dunia maya”.

“Investigasi kriminal akan menentukan siapa yang memprakarsai kampanye misoginis, rasis dan seksis ini, tetapi juga harus fokus pada mereka yang memicu hukuman mati tanpa pengadilan secara digital ini,” bunyi pernyataan Boudi di media sosial. “Pelecehan tidak adil yang dialami oleh juara tinju akan tetap menjadi noda terbesar dari pelaksanaan Olimpiade," sambung Boudi.

Keikutsertaan Khelif banyak dibicarakan secara daring, setelah petinju Italia Angela Carini meninggalkan pertandingan Olimpiade usai melawannya setelah 46 detik. Kantor kejaksaan umum Paris mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan perundungan siber, menyusul pengaduan dari Khelif.

 

Didandani Klinik Kecantikan

Imane Khelif, Atlet Olimpiade yang Sempat Dituduh JK Rowling dan Elon Musk Transgender. (Dok: IG @imane_khelif_10)

 

Usai Olimpiade berakhir, Imane tampil di media sosial pribadinya dengan transformasi sebagai perempuan yang 'didandani'. Dalam klip singkat, tampak Imane berubah total dari sosok seperti laki-laki menjadi perempuan dengan riasan tebal. Alisnya tertata rapi, begitu juga dengan bulu matanya yang lebih tebal. Imane juga memakai lipstik dan rambutnya ditata bergelombang.

"Kecantikan untuk juara kami @imane_khelif_10 ❤️ oleh @beauty.code.officiel ❤️Untuk meraih medalinya, ia tak punya waktu terbuang sia-sia di salon kecantikan atau berbelanja. Dia tidak pernah merasa perlu untuk mematuhi standar-standar tersebut untuk membuktikan keberadaannya," tulis akun beauty.code.officiel yang menyematkan media sosial Instagram @imane_khelif_10.

Tampak membela Imane yang dituduh transgender, akun tersebut mengatakan, "Imane bisa menjadi feminin dan anggun kapan pun dia mau, tapi di atas ring, dia tidak membutuhkan dekorasi atau sepatu hak tinggi. Anda hanya perlu strategi, kekuatan, dan pukulan, yang merupakan inti dari kepribadiannya." 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya