Aditya Zoni Sebut Ammar Zoni Menangis Ungkap Ketakutannya di Nusakambangan

Aditya Zoni mengungkapkan bahwa Ammar Zoni mengalami tekanan batin yang cukup berat dan trauma dengan Nusakambangan.

oleh M Altaf JauharDiterbitkan 14 Mei 2026, 15:00 WIB
Aditya Zoni mengungkapkan bahwa Ammar Zoni mengalami tekanan batin yang cukup berat dan trauma dengan Nusakambangan.

Liputan6.com, Jakarta - Ammar Zoni resmi dikembalikan ke Lapas Nusakambangan, usai menyelesaikan proses sidang atas kasus peredaran narkotika di penjara. Terkait kasus tersebut. Ammar divonis 7 tahun dan denda Rp 1 Miliar. Adik Ammar Zoni, Aditya Zoni, mengungkapkan bahwa Ammar Zoni mengalami tekanan batin yang cukup berat akibat fasilitas yang sangat terbatas.

Ia membagikan cerita memilukan saat berkesempatan bertemu dengan sang kakak baru-baru ini.

"Dia cerita semuanya tentang bagaimana di sana. Tidurnya nggak nyaman, kakinya ditekuk. Dia bilang, ‘Bisa lumpuh gue lama-lama di sini’,” kata Aditya Zoni saat ditemui di daerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).

Selama berada di lapas dengan pengamanan super ketat itu, Ammar juga mengeluhkan minimnya waktu untuk menghirup udara luar. Ammar merasa tertekan karena jarang mendapatkan kesempatan melihat cahaya matahari secara langsung.

"Keluar untuk lihat matahari saja cuma dua kali dalam satu minggu. Jadi dia merasa sangat tersiksa di situ dan trauma untuk kembali ke sana," ungkap Aditya.

 


Aditya Yakin Ammar Zoni Hanya Pemakai

Sidang putusan itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 23 April 2026. Tampak dalam foto, terdakwa kasus peredaran narkotika di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Muhamad Ammar Akbar alias Ammar Zoni, sesaat sebelum mengikuti sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2026). (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Aditya melihat adanya ketakutan luar biasa dari sang kakak saat menceritakan pengalaman pahitnya di Nusakambangan. Aditya kemudian menegaskan posisi kakaknya yang sebenarnya dalam kasus hukum yang menjeratnya.

“Dia hanya pemakai, bukan pengedar. Saya lihat dari matanya, dia benar-benar takut dipindahkan lagi ke NK," ujar Aditya.


Harapan Keluarga: Asesmen Ammar Zoni

Ammar Zoni Resmi Dikembalikan ke Nusakambangan. (Foto: ist)

Meski kondisi terlihat sangat berat, pihak keluarga optimistis dan terus mengupayakan langkah hukum terbaik demi kesembuhan Ammar. Aditya berharap pihak berwenang segera memproses penilaian medis atau asesmen yang sedang mereka ajukan.

“Saya yakin Bang Ammar ini cuma pemakai, bukan pengedar. Itu yang sekarang terus kami upayakan. Mudah-mudahan asesmen cepat turun,” tutur Aditya.


Aditya Zoni Sebut Sang Kakak Benar-Benar Takut

Suasana pertemuan antara kakak beradik ini berubah menjadi sangat emosional ketika Ammar tak kuasa menahan air mata. Aditya menceritakan momen haru saat kakaknya menangis meratapi nasibnya di balik jeruji besi.

“Iya (nangis waktu cerita tentang Nusakambangan). Saya tahu kapan abang saya bohong, akting, atau benar-benar takut. Dan saya lihat dari matanya, dia benar-benar takut ke NK," pungkas Aditya Zoni.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya