Cesc Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid

Cesc Fabregas membuka peluang melatih Real Madrid di masa depan. Ia juga membahas perkembangan Nico Paz bersama Como dan ambisinya sebagai pelatih utama.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 Mei 2026, 18:30 WIB
Pelatih Como Cesc Fabregas. (Josep LAGO / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Cesc Fabregas menjadi salah satu pelatih muda yang mulai mencuri perhatian di Eropa setelah membawa Como tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. Perkembangan kariernya turut dikaitkan dengan kemungkinan melatih tim besar seperti Real Madrid.

Kesuksesan tersebut hadir di tengah munculnya generasi baru pelatih dengan pendekatan modern dan fleksibel. Tren ini membuat banyak klub besar mulai mempertimbangkan sosok muda dalam proyek jangka panjang mereka.

Real Madrid sendiri sempat menunjukkan arah itu dengan menunjuk Xabi Alonso dan Alvaro Arbeloa. Namun, dinamika ruang ganti membuat manajemen juga mempertimbangkan sosok yang lebih berpengalaman.

Di sisi lain, Fabregas turut berperan dalam perkembangan pemain muda seperti Nico Paz di Como. Hal ini semakin memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang mampu mengembangkan talenta muda.


Fabregas Buka Peluang Latih Real Madrid

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Dalam wawancara bersama Partidazo COPE, Cesc Fabregas mendapat pertanyaan mengenai peluang melatih Real Madrid. Ia tidak menutup kemungkinan tersebut dan memberi jawaban yang cukup terbuka.

Fabregas menegaskan bahwa dirinya memiliki prinsip kuat dalam karier kepelatihannya. Ia hanya ingin berperan sebagai pelatih utama, bukan sebagai asisten.

“Apakah melatih Real Madrid adalah garis merah bagi saya? Tidak. Garis merah bagi saya adalah menjadi asisten pelatih,” ujar Fabregas.

“Saya selalu ingin menjadi pelatih kepala,” tegas Fabregas.


Kedekatan Fabregas dengan Nico Paz

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol yang dicetaknya dalam pertandingan Serie A melawan Cremonese di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Italia, Sabtu, 27 September 2025. (Antonio Saia/LaPresse via AP)

Fabregas kemudian membahas hubungan dekatnya dengan gelandang muda Real Madrid, Nico Paz. Ia menilai sang pemain memiliki perkembangan yang sangat baik selama berada di Como.

Menurut Fabregas, Paz masih membutuhkan waktu tambahan untuk berkembang secara optimal. Ia juga menyebut belum ada pembicaraan terkait masa depan pemain tersebut.

“Nico Paz? Dia seperti anak saya. Satu tahun lagi di Como akan sangat baik untuknya,” kata Fabregas.

“Tetapi kami belum membicarakan atau mendiskusikan masa depannya,” lanjut Fabregas.


Kekaguman pada Carlo Ancelotti

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Fabregas juga mengungkapkan kekagumannya terhadap salah satu pelatih top dunia, yakni Carlo Ancelotti. Ia menyebut sosok tersebut sebagai figur yang ingin ia jadikan pengalaman berharga dalam kariernya.

Pelatih Como itu secara jujur mengakui keinginannya untuk pernah bekerja bersama pelatih berpengalaman tersebut. Pernyataan ini menunjukkan rasa hormatnya terhadap sosok senior di dunia kepelatihan.

“Saya ingin bekerja dengan Carlo Ancelotti,” ujar Fabregas.

Sumber: Madrid Universal


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya