Sopir-Kernet Truk Penabrak Bus Transport Menyerahkan Diri

Setelah sempat menghilang, Imam Syafi dan Kozin, kernet dan sopir truk yang menabrak bus AO Transport menyerahkan diri. Kernet Imam ternyata yang mengemudikan truk saat kecelakaan terjadi.

oleh Liputan6Diterbitkan 10 Oktober 2003, 11:50 WIB
Liputan6.com, Situbondo: Setelah sempat "menghilang", Imam Syafii dan Kozin, kernet dan sopir truk kontainer yang menabrak bus AO Transport akhirnya menyerahkan diri. Imam muncul di Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, Kamis (9/10), sekitar pukul 14.00 WIB. Imam, sang kernet itu mengaku, dialah yang mengemudikan truk saat kecelakaan terjadi. Hal itu dilakukan untuk menggantikan Kozin, sang sopir, yang tidur kelelahan di belakang jok kemudi sejak dari Probolinggo.

Tersangka mengaku, meski sering mengemudikan truk di lingkungan perusahaan, baru pertama kali dirinya mengendarai truk trailer di jalan raya. Keterangan ini diamini Kozin, yang juga menyerahkan diri ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur setelah kabur ke Surabaya. Karena terlelap tidur, Kozin yang kini ditahan di Polres Situbondo mengaku sama sekali tidak tahu soal kecelakaan itu [baca: Kecelakaan Bus, Puluhan Pelajar SMU Tewas]. "Saya tidak tahu sama sekali bagaimana awalnya kejadian," kata Kozin.

Menurut Kozin, saat terbangun dia sempat melihat bus terbakar. Kemudian, dia keluar truk lewat pintu sebelah kanan dan langsung kabur untuk menghindari amukan massa. Sebelum berpisah, Imam-Kozin sempat berjalan kaki hingga daerah Besuki atau sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian.(ZAQ/Winanto dan Eko Saktia)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya