Janji Hansi Flick di Barcelona: Berikutnya Juara Liga Champions

Barcelona resmi juara Liga Spanyol usai kalahkan Real Madrid. Hansi Flick mengungkap momen emosional dan janji memburu Liga Champions.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 11 Mei 2026, 14:33 WIB
Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, mengangkat trofinya ke langit sambil merayakan kemenangan setelah mengalahkan Real Madrid 2-0 untuk menjuarai liga sepak bola Spanyol (La Liga) dengan tiga pertandingan tersisa, di Barcelona, Spanyol, Minggu, 10 Mei 2026. (AP Photo/Joan Mateu Parra)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona memastikan gelar Liga Spanyol setelah menang 2-0 atas Real Madrid dalam El Clasico yang berlangsung emosional bagi Hansi Flick. Kemenangan itu menjadi penanda sempurna musim domestik klub asal Catalunya tersebut.

Namun, di balik pesta kemenangan Barcelona, Flick ternyata sedang menghadapi kabar duka besar. Ayah pelatih asal Jerman itu meninggal dunia hanya beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Meski berada dalam situasi berat, Flick tetap mendampingi tim di pinggir lapangan. Ia kemudian mengantar Barcelona meraih kemenangan penting yang memastikan trofi Liga Spanyol kembali ke Camp Nou.


Hansi Flick Ungkap Hari Paling Emosional

Ini menjadi gelar Liga Spanyol back-to-back bagi Barcelona dan pelatih Hansi Flick. (AFP/Josep Lago)

Setelah pertandingan, Flick mengakui laga itu menjadi salah satu hari yang tidak akan pernah ia lupakan. Ia juga berterima kasih kepada skuad dan jajaran klub yang terus memberikan dukungan.

“Ini pertandingan yang sulit dan saya tidak akan pernah melupakan hari ini. Saya ingin berterima kasih kepada skuad, presiden, wakil presiden, Deco, dan semua orang yang mendukung kami,” ujar Flick.

Pelatih Barcelona itu juga bangga dengan mental para pemain sepanjang laga. Menurutnya, tim tetap menunjukkan determinasi tinggi hingga menit akhir pertandingan.

“Yang paling penting, saya sangat bangga memiliki tim yang luar biasa. Terima kasih atas semangat untuk bertarung selama 90 menit penuh.”


Barcelona Tampil Dominan Lawan Real Madrid

Penyerang Barcelona, Ferran Torres, mencetak gol kedua timnya meski mendapat tekanan dari kiper Belgia Real Madrid CF bernomor punggung 01, Thibaut Courtois, dalam pertandingan liga sepak bola Spanyol antara FC Barcelona melawan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. (Lluis GENE / AFP)

Kemenangan atas Real Madrid menjadi bukti konsistensi Barcelona pada akhir musim ini. Tim asuhan Flick tampil solid dalam bertahan sekaligus efektif ketika menyerang.

Flick menilai laga kontra Real Madrid tidak berjalan mudah karena kualitas lawan sangat tinggi. Meski begitu, Barcelona mampu menjaga organisasi permainan dengan baik.

“Fantastis bisa menjuarai Liga Spanyol dalam El Clasico melawan Real Madrid. Kami bermain dan bertahan dengan sangat baik menghadapi tim besar,” kata Flick.

Ia juga mengapresiasi suasana ruang ganti yang tetap positif sepanjang musim berjalan. Flick mengaku menikmati pekerjaannya sejak pertama datang ke Barcelona.


Cedera Tak Menghentikan Barcelona

Dua gol kemenangan Blaugrana dicetak melalui Marcus Rashford (9') dan Ferran Torres (18'). (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona sempat diterpa masalah cedera di beberapa posisi penting musim ini. Akan tetapi, kedalaman skuad membuat performa tim tetap stabil sampai pekan terakhir.

Lanjut Baca:

Flick memberi pujian kepada beberapa pemain belakang yang tampil konsisten sepanjang musim. Nama seperti Pau Cubarsi, Gerard Martin, dan Eric Garcia mendapat apresiasi khusus dari sang pelatih. “Cedera tidak membuat segalanya mudah bagi kami, tetapi kami tetap fantastis. Kami tampil sangat baik dalam fase akhir liga dan bertahan dengan kuat,” ucap Flick. Barcelona kini masih memburu target tambahan sebelum musim berakhir. Flick berharap timnya bisa mencapai 100 poin di klasemen akhir Liga Spanyol.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya