Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan derbi Liga Inggris antara West Ham United dan Arsenal akan tersaji di London Stadium. Duel West Ham vs Arsenal mempertemukan finalis Liga Champions dengan mantan juara Conference League, menjanjikan laga yang penuh tensi dan drama pada Minggu (10/5/2026) pukul 22.30 WIB.
Bagi Arsenal, laga ini sangat krusial dalam perburuan gelar juara Liga Inggris, di mana mereka memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin. Sementara itu, West Ham United tengah berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi, menjadikan setiap poin sangat berharga.
Advertisement
Pertarungan ini tidak hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang ambisi besar kedua tim di ujung musim. Arsenal ingin mengamankan gelar, sementara West Ham bertekad mempertahankan status mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
West Ham Berjuang Keluar dari Zona Degradasi
Nasib West Ham United kini berada di ujung tanduk setelah kekalahan 3-0 dari Brentford, yang membuat mereka terperosok ke zona degradasi. Kekalahan ini mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka dalam tiga pertandingan sebelumnya, menambah tekanan bagi tim asuhan Nuno Espirito Santo.
Salah satu kelemahan terbesar West Ham adalah pertahanan dari situasi bola mati. Mereka telah kebobolan 23 gol dari bola mati di Liga Inggris 2025-2026, menjadi yang terbanyak kedua di liga, dengan 15 gol di antaranya berasal dari tendangan sudut.
Meskipun demikian, West Ham memiliki rekor kandang yang patut diperhitungkan. Mereka adalah salah satu dari hanya tiga tim di Liga Inggris yang tidak terkalahkan dalam enam pertandingan kandang terakhirnya. Ini bisa menjadi modal penting untuk menghadapi Arsenal, meskipun mereka kebobolan 11 gol dalam dua pertemuan terakhir di London Stadium.
Jika berhasil mengalahkan Arsenal, West Ham berpeluang keluar dari zona degradasi sebelum Tottenham Hotspur bermain pada Senin. Ini memberikan motivasi ekstra bagi para pemain untuk memberikan performa terbaik mereka di hadapan pendukung sendiri.
Arsenal di Puncak Performa dan Perburuan Gelar
Arsenal baru saja mengukir sejarah dengan melaju ke final Liga Champions, mengakhiri penantian dua dekade untuk kembali berlaga di panggung tertinggi Eropa. Kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal, berkat gol penentu Bukayo Saka, menjadi bukti kekuatan mental dan fisik tim.