Rahmat, Penjahit Spesialis <i>Jeans</i> dari Depok

Penjahit spesialis jeans ini telah membuka 13 cabang Rahmat Jeans di Jabotabek. Pelanggan yang kebanyakan mahasiswa cinta pada produk Rahmat karena murah dan jahitannya oke.

oleh Liputan6Diterbitkan 04 Oktober 2003, 19:51 WIB
Liputan6.com, Depok: Jin atau jeans sudah menjadi busana rakyat. Tak percaya? Coba tengok di kanan kiri Anda. Pasti ada yang memakai celana atau baju berbahan jeans. Jeli melihat ini, Rahmat membuka usaha menerima jahitan berbahan jeans sesuai model terkini.

Usaha ini dirintis pada 1992. Modal awalnya Rp 200 ribu. Duit itu dikumpulkan dari daerah asalnya Tasikmalaya, Jabar. Mula-mula Rahmat membeli mesin jahit dan sejumlah bahan jeans dari Pasar Tanahabang, Jakarta Pusat. Kemudian dia menjahit bahan itu sesuai model teranyar atau menurut rancangan pemesan. Target bisnis pria berusia 44 tahun ini adalah para mahasiswa dan penduduk di sekitar Margonda, Depok, Jawa Barat.

Produknya tidak mencantumkan merek. Meski begitu, kini usahanya berkembang lumayan pesat. Rahmat telah membuka 13 cabang kios Rahmat Jeans di sejumlah kampus di Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. "Karena memang mahasiswa yang membesarkan [usahanya] sampai sekarang," kata Rahmat. Kira-kira 60 persen pelanggannya memang para mahasiswa.

Saat ini, Rahmat memiliki 116 orang karyawan yang menjahit rata-rata Rahmat 150 potong celana jeans per hari. Dengan angka ini kios milik Rahmat hampir tak pernah sepi pelanggan. Andien termasuk satu dari sederet pelanggan setia yang menggunakan jasa Rahmat. Sebagai mahasiswa, harga Rp 80 ribu sampai Rp 90 ribu tentu sesuai kantong. "Jahitannya bagus, jatuhnya pas di badan, dilihatnya kan juga enak," kata mahasiswi Universitas Indonesia ini. Tertarik menggunakan jasa Rahmat, datang saja ke Jalan Margonda Raya Nomor 489, Depok. Atau bisa menghubungi di nomor telepon (021) 7866318.(TNA/Tim Usaha Anda)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya