Serangan Udara Israel Kembali Guncang Lebanon

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 07 Mei 2026, 13:45 WIB
Serangan Udara Israel Kembali Guncang Lebanon
Serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon. Kali ini, jet tempur Israel membombardir kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Serangan Israel terjadi, pada Rabu (6/5/2026) malam waktu setempat, meski kesepakatan gencatan senjata Israel-Hizbullah sudah dilakukan sejak 17 April 2026. Serangan ini merupakan yang pertama di wilayah tersebut sejak gencatan senjata, memicu kekhawatiran meluasnya konflik. Serangan tersebut menghantam sebuah apartemen di Ghobeiri, lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat para pemimpin Radwan menggelar pertemuan. Israel mengklaim, serangan ini telah menewaskan Komandan Senior Pasukan elit Radwan Hizbullah, Malek Ballout. Sebagai catatan, serangan Israel di wilayah Lebanon sejak 2 Maret 2026 diperkirakan telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan membuat lebih dari satu juta warga mengungsi.
Petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. Serangan udara Israel kembali mengguncang Lebanon. (AP Photo/Hassan Ammar)
Kali ini, jet tempur Israel membombardir kawasan Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon. Tampak dalam foto, petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Serangan Israel terjadi, pada Rabu (6/5/2026) malam waktu setempat, meski kesepakatan gencatan senjata Israel-Hizbullah sudah dilakukan sejak 17 April 2026. Tampak dalam foto, petugas penyelamat mencari korban selamat di antara memelihara bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Serangan ini merupakan yang pertama di wilayah tersebut sejak gencatan senjata, memicu kekhawatiran meluasnya konflik. Tampak dalam foto, petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Serangan tersebut menghantam sebuah apartemen di Ghobeiri, lokasi yang disebut-sebut menjadi tempat para pemimpin Radwan menggelar pertemuan. Tampak dalam foto, petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Israel mengklaim, serangan ini telah menewaskan Komandan Senior Pasukan elit Radwan Hizbullah, Malek Ballout. Tampak dalam foto, petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)
Sebagai catatan, serangan Israel di wilayah Lebanon sejak 2 Maret 2026 diperkirakan telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan membuat lebih dari satu juta warga mengungsi. Tampak dalam foto, warga mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang rusak setelah serangan udara Israel di Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Rabu 6 Mei 2026. (AP Photo/Hassan Ammar)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya