Liputan6.com, Jakarta - Pertarungan sengit di semifinal UEFA Conference League akan kembali tersaji saat Crystal Palace menjamu Shakhtar Donetsk. Laga Crystal Palace vs Shakhtar Donetsk berlangsung di Selhurst Park, London, Jumat (8/5/2026) pukul 02.00 WIB.
Crystal Palace datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil meraih kemenangan tandang 3-1 pada leg pertama pekan lalu.
Advertisement
Hasil impresif tersebut menempatkan The Eagles dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk melangkah ke final kompetisi Eropa pertama mereka dalam sejarah klub. Pelatih Oliver Glasner terlihat memprioritaskan ajang ini, bahkan jika kualifikasi Eropa melalui Premier League masih memungkinkan.
Sementara itu, Shakhtar Donetsk berambisi membalikkan keadaan dan mengamankan tempat di final, meskipun menghadapi defisit dua gol yang cukup besar.
Pertandingan ini bukan hanya tentang kemenangan, melainkan juga tentang sejarah dan ambisi. Bagi Crystal Palace, ini adalah kesempatan emas untuk mencetak sejarah baru, sementara Shakhtar Donetsk berupaya mempertahankan reputasi mereka di kancah Eropa. Siapa pun yang berhasil melaju akan menghadapi pemenang antara Rayo Vallecano atau Strasbourg di final Leipzig pada 27 Mei mendatang.
Dominasi Crystal Palace di Leg Pertama dan Keunggulan Kandang
Crystal Palace menunjukkan performa gemilang pada leg pertama semifinal pekan lalu, berhasil menumbangkan Shakhtar Donetsk dengan skor 3-1. Kemenangan ini tercipta berkat gol-gol penting dari Ismaila Sarr, Daichi Kamada, dan Jorgen Strand Larsen. Gol awal Sarr menjadi sorotan, menjadikannya pencetak gol terbanyak bersama di Conference League musim ini dengan delapan gol.
Pelatih Oliver Glasner tampaknya telah menyusun strategi yang tepat, terbukti dari kekuatan tim yang diturunkan pada leg pertama. Fokus Palace pada kompetisi ini semakin jelas, mengingat peluang mereka untuk meraih tiket Eropa melalui jalur Premier League. Kini, The Eagles bertekad untuk melanjutkan tren positif mereka di kandang.
Palace akan berusaha mencatat clean sheet keempat berturut-turut di Selhurst Park dalam fase gugur kompetisi ini. Rekor pertahanan solid ini sebelumnya terlihat saat mereka mengalahkan Fiorentina 3-0 di perempat final. Meskipun demikian, performa Crystal Palace di semua kompetisi sedikit menurun, dengan tiga kekalahan dari lima pertandingan terakhir, termasuk kekalahan 3-0 dari Bournemouth.