Selebrasi Arsenal Usai Lolos ke Final Liga Champions Dikritik Wayne Rooney

Wayne Rooney secara terbuka mengkritik selebrasi berlebihan yang dilakukan para pemain dan staf Arsenal usai melaju ke final Liga Champions.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 06 Mei 2026, 15:50 WIB
Pemain Arsenal, Leandro Trossard dan pelatih Mikel Arteta usai kemenangan atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu 6 Mei 2026. (c) John Walton/PA via AP

Liputan6.com, Jakarta - Keberhasilan Arsenal melaju ke final Liga Champions tak hanya memicu euforia di dalam stadion, tetapi juga memunculkan perdebatan. Legenda Manchester United, Wayne Rooney, secara terbuka mengkritik selebrasi berlebihan yang dilakukan para pemain dan staf The Gunners.

Arsenal memastikan tiket final usai menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium. Gol tunggal Bukayo Saka menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantar tim asuhan Mikel Arteta ke partai puncak untuk kedua kalinya sepanjang sejarah klub.

Usai peluit panjang dibunyikan, suasana stadion dipenuhi luapan kegembiraan. Para pemain Arsenal merayakan keberhasilan tersebut bersama para pendukung. Namun, Rooney menilai momen tersebut seharusnya disikapi lebih tenang.


Reaksi Rooney

Selebrasi Arsenal usai lolos ke final Liga Champions 2025/2026 (AFP)

Dalam komentarnya di Prime Video Sport, Rooney menyebut Arsenal memang pantas berada di posisi ini, tetapi mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Ia menilai perayaan yang dilakukan terlalu berlebihan untuk sebuah tim yang belum memenangkan trofi.

Pandangan senada juga datang dari mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger. Berbicara kepada beIN Sport, Wenger mengakui The Gunners tampil lebih baik dalam dua leg semifinal. Meski memahami euforia yang terjadi, ia menekankan pentingnya menjaga fokus menghadapi laga final.

Menurut Wenger, kebahagiaan adalah hal yang wajar, namun Arsenal harus segera mengalihkan perhatian pada target utama: memenangkan pertandingan puncak.

Di sisi lain, legenda klub Ian Wright justru memberikan pembelaan terhadap para pemain dan suporter. Ia mengajak fans untuk menikmati momen bersejarah tersebut tanpa terpengaruh kritik.

Wright menegaskan bahwa sepak bola adalah tentang momen-momen besar seperti ini. Ia berharap perayaan tersebut menjadi awal dari kebahagiaan yang lebih besar di partai final nanti.


PR Arsenal

Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

Sementara itu, Arsenal juga masih memiliki pekerjaan rumah di kompetisi domestik. Mereka saat ini memimpin klasemen Liga Inggris dengan keunggulan lima poin atas Manchester City yang masih menyimpan satu pertandingan.

Dalam beberapa laga tersisa, Arsenal dijadwalkan menghadapi West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace.

Adapun final Liga Champions akan digelar di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei mendatang. Arsenal berpeluang menghadapi Bayern Munchen atau Paris Saint-Germain.

Sebagai catatan, terakhir kali Arsenal tampil di final Liga Champions terjadi pada 2006. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 1-2 di Paris. Kini, kesempatan menebus kegagalan tersebut kembali terbuka lebar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya