8 Laga Tanpa Kemenangan, PSIM Yogyakarta Terjebak Krisis

PSIM Yogyakarta tanpa kemenangan dalam 8 laga BRI Super League 2025/2026. Yusaku Yamadera soroti gol cepat Persib dan desak evaluasi jelang tiga laga sisa.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 05 Mei 2026, 18:18 WIB
Gelandang PSIM Yogyakarta, Donny Warmerdam dan Ze Valente dalam duel melawan Persija Jakarta di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/4/2026). (Doc PSIM)

Liputan6.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta tengah berada dalam fase sulit di BRI Super League 2025/2026. Laskar Mataram kini terjebak dalam tren negatif tanpa kemenangan dalam delapan laga beruntun.

Kekalahan terbaru datang saat menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-31. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, PSIM kalah tipis 0-1.

Gol cepat Persib yang tercipta pada menit kedua menjadi penentu hasil laga. Situasi ini membuat PSIM kesulitan mengembangkan permainan sejak awal.

Krisis hasil ini membuat posisi PSIM stagnan di papan tengah klasemen. Mereka kini dituntut segera bangkit demi menutup musim dengan hasil lebih baik.


Gol Cepat Jadi Titik Lemah PSIM

Striker Persib Bandung, Ramon Tanque beraksi pada pekan ke 31 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (4/5/2025). (Bola.com/Erwin)

PSIM harus menerima hasil minor saat melawan Persib. Gol tunggal Patricio Matricardi lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan baik.

Tendangan bebas Thom Haye berhasil disambut sundulan Matricardi. Gol di menit awal itu langsung mengubah dinamika pertandingan.

Bek PSIM, Yusaku Yamadera, mengakui timnya kesulitan bangkit setelah kebobolan cepat. Ia menilai momen tersebut menjadi titik krusial dalam laga.

“Di awal laga kita kebobolan, ini yang membuat kita berat. Juga ada banyak yang tidak berjalan dengan baik. Banyak yang perlu diperbaiki dan kita harus fokus untuk game berikutnya,” kata Yusaku Yamadera.


Tren Buruk dan Tantangan di Sisa Musim

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Kekalahan dari Persib memperpanjang catatan negatif PSIM. Dalam delapan laga terakhir, mereka tidak sekalipun meraih kemenangan.

Rinciannya, PSIM mencatat tiga hasil imbang dan lima kekalahan. Tren ini menjadi alarm serius bagi performa tim di putaran akhir musim.

Situasi ini membuat PSIM tertahan di peringkat ke-11 dengan 39 poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Arema FC dan hanya unggul tipis dari Persik Kediri.

Di tengah tekanan tersebut, PSIM masih memiliki tiga laga tersisa. Dua laga kandang melawan Malut United dan Madura United menjadi peluang penting. Selain itu, mereka juga akan menjalani laga tandang ke markas Arema FC.

Sumber: I.League

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya