Bojan Hodak Tuntut Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Gegara Tudingan Rasisme

Pelatih Persib, Bojan Hodak menyatakan bahwa persoalan antara Marc Klok dengan Henri Doumbia sudah beres dan tak ada unsur rasisme.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 03 Mei 2026, 14:30 WIB
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung di BRI Super League 2025/26. (Dok. ileague.id)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak bereaksi tudingan yang menimpa kaptennya Marc Klok yang dituduh melakukan tindak rasisme kepada pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC. Ia mendesak dan menuntut The Guardians of Saburai meminta maaf karena tuduhan itu tidak benar.

Marc Klok mendapatkan tuduhan besar dari salah satu klub BRI Super League 2025/2026, Bhayangkara FC. Dia dituding mengucapkan kata-kata rasis kepada Henry Doumbia, penyerang The Guardians of Saburai saat bentrok di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4) lalu.

Melalui akun media sosial resmi klub, Bhayangkara FC terang-terangan menyebut Klok melakukan rasis pada babak pertama, sehingga menimbulkan keributan antara Klok dengan Wahyu Subo Seto.

Namun tuduhan itu sudah dibantah oleh Klok dengan memberikan penjelasan serta kronologi secara lengkap. Ia mengungkap ada kesalahpahaman antara dirinya dengan Doumbia. Kedua belah pihak pun sudah menyelesaikan masalahnya di lapangan.


Respons Bojan Hodak

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak saat memimpin timnya berlatih dalam sesi official training di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Kamis (30/5/2024) jelang laga leg kedua final Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 menghadapi Madura United, Jumat, 31 Mei 2024. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bojan Hodak sebagai pelatih Persib, ikut bersuara atas masalah yang didapat Klok. Dia membeberkan kronologi versinya, yang disebut insiden itu terjadi tepat di depan mata wasit pertandingan.

"Saya akan jelaskan satu hal. Kejadian ini terjadi tepat di depan wasit. Di sana ada pemain nomor 10 (Henry Doumbia), dan ada sekitar empat atau lima pemain lainnya di sekitar situ," terang Hodak.

"Wasit ini adalah wasit papan atas di Asia. Jika Marc (Klok) mengatakan sesuatu yang salah, dia pasti akan langsung mendapatkan kartu merah saat itu juga," tambahnya.


Langsung Pastikan ke Pemain

Bhayangkara FC vs Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (Dok Persib)

Hodak kemudian menanyakan persoalan itu ke sejumlah pemain yang ada di lapangan. Hasilnya mereka menjawab tidak ada ungkapan rasis yang diucapkan oleh Klok kepada Doumbia.

Karena itu, Hodak merasa Doumbia salah dengar. Ini sesuai dengan penjelasan Klok, di mana dia mengatakan 'Give me the ball back', tapi yang mungkin terdengar di telinga Doumbia adalah 'Give me the ball black'.

"Saya langsung bertanya kepada tiga atau empat pemain setelah pertandingan. Mereka semua memberi tahu saya bahwa hal itu tidak benar. Jadi, mungkin Henri salah dengar karena bahasa Inggrisnya," terang Hodak.


Tuntut Bhayangkara FC Minta Maaf

Lebih lanjut, pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa permasalahan antara Klok dan Doumbia sudah berakhir. Wasit pun sudah terlibat dalam perkara itu dan semuanya tuntas.

Hodak pun mempertanyakan mengapa Bhayangkara FC justru menyeret masalah yang tak benar ke media sosial. Karenanya dia mendesak tim milik kepolisian itu minta maaf.

"Saya rasa semuanya sudah jelas, pada awal babak kedua pun wasit sudah berbicara dengan mereka berdua dan masalahnya sudah selesai. Jadi saya tidak habis pikir kenapa Bhayangkara mengeluarkan pernyataan seperti itu," jelasnya.

"Ini memalukan bagi mereka. Menurut saya, mereka seharusnya muncul dan meminta maaf kepada Marc Klok. Sudah sangat jelas," tutup Hodak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya