Liputan6.com, Jakarta - Kebanyakan orangtua pasti merasa penasaran dengan aktivitas anak selama di daycare. Apalagi setelah kejadian dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha Jogja serta di Aceh, ayah dan ibu jadi ingin lebih detail mengetahui aktivitas anak.
Ketika ayah dan ibu bertanya, alih-alih langsung bercerita, anak justru kerap menjawab singkat atau bahkan memilih diam. Lalu, bagaimana agar anak mau menceritakan aktivitas di sana?
Advertisement
Psikolog klinis Jovita Maria Ferliana menjelaskan bahwa anak sebenarnya lebih mudah terbuka ketika ia merasa aman. Lalu, orangtua jangan bertanya dengan membuat anak seperti sedang “diinterogasi”.
Ketika anak dalam kondisi nyaman, mulai lemparkan pertanyaan terbuka bukan tertutup. "Hindari pertanyaan tertutup seperti hari ini baik-baik aja kan? Nah kalau kayak gitu kan jawabannya hanya iya apa enggak ya. Nah tapi gunakan pertanyaan secara spesifik misalnya hari ini kamu main sama siapa? Tadi paling senang kamu ngapain di daycare?," tutur Jovita kepada Health Liputan6.com.
Selain lewat percakapan langsung, orang tua juga bisa memanfaatkan media bermain sebagai jembatan komunikasi. Menggambar, bermain boneka, atau roleplay bisa membantu anak mengekspresikan pengalaman dan perasaannya dengan lebih nyaman.
Yang tak kalah penting, lanjut Jovita, adalah cara orangtua merespons cerita anak. Hindari langsung menghakimi atau panik saat mendengar cerita tertentu.
“Validasi dulu perasaannya. Misalnya, ‘Oh kamu sedih ya tadi mainannya dipinjam tanpa izin’," tuturnya.
Rutin Ajak Anak Ngobrol
Psikolog yang praktik di Little Shine Psychological Services, Jakarta Barat juga menekankan pentingnya membangun rutinitas komunikasi setiap hari, bukan hanya saat ada masalah. Dengan begitu, anak akan terbiasa berbagi cerita tanpa merasa tertekan.
"Kalau semakin anak merasa didengar semakin banyak kemungkinan atau besar kemungkinan dia juga terbuka," tutur Jovita.
Dengan pendekatan yang hangat dan konsisten, obrolan sederhana sehari-hari bisa menjadi kunci untuk memahami dunia anak, termasuk apa yang ia alami selama di daycare.