Hari Buruh di Bandung Berakhir Rusuh: Banner dan Videotron Dibakar

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan mengungkap adanya kelompok massa berpakaian hitam yang melakukan perusakan dan pembakaran fasilitas umum di Bandung.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 01 Mei 2026, 21:49 WIB
Kondisi Pos Polisi yang Dibakar Massa Berpakaian Hitam di Jalan Cikapayang-Tamansari Bandung (Foto: merdeka.com)

Liputan6.com, Bandung Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol. Rudi Setiawan membenarkan ada sekelompok pihak yang melakukan perusakan fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran di Kota Bandung saat peringatan Hari Buruh Internasional.

"Kami melihat ada orang-orang tak dikenal memakai pakaian hitam-hitam dan tutup muka membawa molotov dan merusak fasilitas umum sekaligus melakukan pembakaran," kata dia di Bandung, Jumat (1/5/2026).

Rudi menuturkan,  aksi yang sebelumnya berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Barat dan kawasan Jatinangor hanya dilakukan oleh mahasiswa serta telah berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurutnya, aksi perusakan yang terjadi meliputi pembakaran banner, perusakan lampu lalu lintas, fasilitas CCTV milik pemerintah, videotron, hingga pos polisi di kawasan Tamansari.

Seperti dilansir dari Antara, dia menyebut kelompok tersebut sempat merazia para pengguna jalan yang menimbulkan ketakutan di masyarakat.

"Kami bersama pemda dan Kodam III Siliwangi hadir langsung untuk melindungi keamanan untuk masyarakat. Kami akan tindak tegas, karena apa yang dilakukan mereka ini sudah masuk kriminal dan membahayakan petugas serta masyarakat lainnya," ungkap Rudi.

Imbau Bubar

Rudi menegaskan, aparat telah berupaya mengimbau massa untuk membubarkan diri, namun tidak diindahkan sehingga tindakan perusakan terus berlanjut.

"Bahaya sekali apa yang dilakukan mereka ini sampai merazia masyarakat pengguna jalan. Jelas, ini kelompok kriminal," katanya.

Rudi menyebut Polda Jabar telah mengamankan sejumlah pelaku yang terlibat dalam aksi perusakan tersebut dan akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

"Kami sudah amankan beberapa pelaku. Ini tindakan pidana dan akan kami proses. Kami juga terus berjaga agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya