Janji Prabowo Buruh Bisa Punya Rumah Sendiri Meski Mencicil, Tak Perlu Lagi Mengontrak

Presiden Prabowo Subianto berjanji agar para buruh bisa membeli rumah sendiri, sebab dia mendengar jika 30 persen penghasilan mereka untuk mengontrak rumah.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 01 Mei 2026, 11:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat pidato Hari Buruh atau May Day 2026 di Monas, Jumat (1/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berjanji agar para buruh bisa membeli rumah sendiri. Sebab dia mendengar jika 30 persen penghasilan buruh untuk mengontrak rumah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

"Tadi kalian mengatakan penghasilan kalian 30 persen untuk kontrak, ya toh? Nanti, nanti kita akan yakinkan miliki rumah tersebut. Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi. Itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri," ujar Prabowo di Monas, Jumat (1/5/2026).

Dia juga mengatakan, cicilan rumah tersebut bisa terus dilakukan bahkan hingga 40 tahun. Sebab, Prabowo yakin mereka tidak akan lari kemana-mana dan tak lagi bayar cicilan.

"Cicilnya kalau bisa 20 tahun. Kalau enggak bisa 20 tahun, 25 tahun. Kalau belum lunas 25 tahun, 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun, 40 tahun. Karena buruh tidak mungkin lari ke mana-mana, betul? Petani dan nelayan enggak mungkin lari ke mana-mana," tutup Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Dia pun menyampaikan sejumlah hal.

 

Hari Buruh, Prabowo Perintahkan Segera Selesaikan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan

Presiden Prabowo Subianto saat pidato Hari Buruh atau May Day 2026 di Monas, Jumat (1/5/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Salah satunya, Prabowo mengaku telah memerintahkan menterinya untuk segera menyelesaikan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan.

"Saya juga telah memberi instruksi kepada Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Hukum untuk segera nanti bersama DPR RI selesaikan rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan," ujar Prabowo dalam pidatonya, Jumat (1/5/2026).

Dia bahkan meminta agar Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan bisa secepatnya selesai.

"Kalau bisa tahun ini juga harus selesai. Dan tentang Undang-Undang itu harus bersihak kepada kaum buruh," tegas Prabowo.

Dia juga menyebut sudah memberikan perlindungan yang cukup besar untuk rakyat yang berpenghasilan rendah.

"Kita juga memberi perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita memberi perlindungan untuk rakyat yang berpenghasilan rendah, Rp 500 triliun," jelas Prabowo.

 

Prabowo Tiba di Monas, Hadiri Peringatan Hari Buruh 1 Mei

Presiden Prabowo tiba menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). (Liputan6.com/Rifqy Alief Abiyya)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Prabowo hadir dengan menggunakan mobil Maung berwarna putih. Ia juga sempat melambaikan tangannya kepada mereka yang telah tiba di Monas.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memastikan perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Peringatan ini akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut keputusan pemindahan lokasi dari DPR RI ke Monas diambil setelah adanya pertemuan dengan Presiden.

"KSPI dengan didukung oleh Partai Buruh memutuskan untuk mengadakan Perayaan Mayday bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto dan teman-teman Serikat Buruh lainnya di Monas,” ujar Said Iqbal.

Kehadiran Prabowo pada perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas juga telah dipastikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari.

Dia menyebut hadirnya Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap pekerja buruh.

Qodari menyampaikan, kesejahteraan pekerja dan kesehatan dunia usaha bukan lah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari satu tujuan yang sama.

"Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta," ujar Qodari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya