Harga, Pesaing, dan Real Madrid Jadi Hambatan AC Milan dalam Perburuan Mario Gila

AC Milan menghadapi persaingan ketat dan harga tinggi dalam upaya merekrut Mario Gila dari Lazio musim panas ini.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 30 April 2026, 22:47 WIB
Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan menghadapi jalan terjal dalam upaya merekrut bek Mario Gila dari Lazio pada bursa transfer musim panas. Meski ada perkembangan positif sebelumnya, situasi kini berkembang semakin kompleks.

Klub-klub besar Eropa ikut masuk dalam perburuan sehingga peluang Rossoneri tidak lagi dominan. Faktor harga tinggi serta keterlibatan Real Madrid turut memperumit proses negosiasi.

Laporan dari media Italia mengindikasikan bahwa Milan siap bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Gila. Namun, persaingan dari rival domestik membuat langkah mereka harus lebih terukur.

Selain itu, klausul khusus yang dimiliki Real Madrid terkait penjualan Gila juga menjadi variabel penting. Situasi ini membuat Lazio berada di posisi kuat dalam menentukan masa depan sang pemain.


Persaingan Ketat dari Klub Eropa

Penyerang Inter Milan #10 Lautaro Martinez berebut bola dengan bek Lazio #34 Mario Gila Fuentes dalam laga giornata 37 Serie A 2023/2024 di Giuseppe Meazza, Minggu (19/5/2024) malam WIB. (Marco BERTORELLO / AFP)

Inter Milan, Juventus, dan Napoli masih aktif memantau perkembangan situasi Gila di Lazio. Kehadiran mereka membuat persaingan di Serie A semakin panas dalam perebutan bek muda tersebut.

Inter dinilai sebagai pesaing paling serius karena kebutuhan mereka akan peremajaan lini belakang. Gila dianggap cocok dengan proyek taktik yang sedang dibangun di klub tersebut.

Tidak hanya dari Italia, Atletico Madrid juga menunjukkan ketertarikan yang konkret terhadap sang pemain. Klub-klub dari Premier League dan Ligue 1 turut mengamati kondisi, menunggu peluang masuk.

Dengan banyaknya peminat, Lazio memiliki daya tawar tinggi dalam menentukan harga. Situasi ini jelas tidak menguntungkan Milan yang ingin menekan biaya transfer.


Harga Tinggi dan Faktor Real Madrid

Ia meminta skuad Los Blancos untuk memenangkan duel panas melawan wakil Portugal itu. Tampak dalam foto, pelatih Real Madrid asal Spanyol, Alvaro Arbeloa (tengah) berkumpul dengan para pemain selama sesi latihan jelang matchweek kedelapan Liga Champions 2025-2026 melawan SL Benfica di stadion Luz, Lisbon pada Selasa 27 Januari 2026. (FILIPE AMORIM/AFP)

Presiden Lazio, Claudio Lotito, tidak berniat menurunkan harga awal Gila yang dipatok sekitar €35 juta (sekitar Rp700–Rp710 miliar). Nilai tersebut dinilai sepadan dengan potensi dan performa sang pemain.

Milan berupaya menegosiasikan angka tersebut agar turun ke kisaran €25 juta (sekitar Rp500–Rp510 miliar). Selisih ini menjadi krusial dalam menentukan keberhasilan transfer.

Real Madrid memiliki klausul 50 persen dari hasil penjualan Gila, yang membuat Lazio semakin enggan melepas dengan harga murah. Jika pemain bertahan itu pergi secara gratis di masa depan, Madrid tidak akan mendapatkan keuntungan.

Oleh karena itu, Lazio mempertimbangkan untuk mempertahankan Gila setidaknya satu musim lagi. Langkah tersebut bisa menjadi strategi untuk menjaga nilai jual tetap tinggi.

Di sisi lain, manajemen Milan telah memberi lampu hijau untuk investasi pada Gila. Kesepakatan personal dengan pemain juga dikabarkan sudah mendekati tahap final, tapi transfer belum tentu segera terwujud.

Sumber: Sempre Milan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya