Liputan6.com, Jakarta - Sudah empat jam lebih kebakaran melanda Apartemen Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Api pertama kali diketahui pukul 07.15 Wib.
Pantauan Liputan6.com di lokasi, Kamis (30/4/2026), asap pekat masih tampak tebal di udara. Informasi di lapangan menyebut api sudah padam, saat ini tinggal proses pendinginan.
Advertisement
Namun, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi. Selain memastikan proses pendinginan benar-benar berjalan maksimal, mereka juga sibuk mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak di unit tower C yang terbakar. Data hingga pukul 11.47 Wib ada lebih kurang 18 orang yang terjebak.
Penghuni Ada yang Dilarikan ke RS
Sementara penghuni yang sudah berhasil dievakuasi berjumlah 80-an orang dan masih berkumpul di parkiran. Beberapa dari mereka tampak terpasang selang oksigen hingga menggunakan kursi roda. Informasi menyebut, sebagian penghuni yang dievakuasi ada yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit. Seperti RS Pelni, RS Sumber Waras, RSUD Tarakan, dan RS Royal Taruma.
Mobil pemadam juga masih bersiaga di lokasi. Begitu pun alat penyedot asap. Garis polisi sudah terpasang di lokasi.
Sementara untuk penyebab kebakaran belum diketahuhi. Termasuk dari titik mana pertama kali api muncul.
Cara Penghuni Terjebak Minta Pertolongan
Sebelumnya, berbagai cari dilakukan penghuni yang terjebak untuk mendapatkan pertolongan. Salah satunya dengan melemparkan baju bertuliskan pesan.
"C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN," demikian tertulis pada baju lengan panjang berwarna kuning tersebut. Dilansir Antara.
Petugas posko informasi Damkar Jakarta Barat Seman mengatakan, setelah ditelusuri, penghuni menitipkan pesan. Mereka terjebak di lantai 23, kamar nomor 33, dan terdapat bayi .
"Satu dewasa, sama dua anak bayi," kata Seman kepada ANTARA di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat, Kamis.
Penghuni itu pun segera dievakuasi dan dapat diselamatkan dalam kondisi sehat.