Borneo FC dan 5 Final di BRI Super League 2025/2026

Mariano Peralta sebut lima laga sisa Borneo FC sebagai final. Pesut Etam siap habis-habisan demi kejar gelar BRI Super League 2025/2026.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 27 April 2026, 16:42 WIB
Winger Borneo FC, Mariano Peralta. (Bola.com/Dok.Instagram Borneo FC).

Liputan6.com, Jakarta - Borneo FC memasuki fase paling menentukan dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Lima pertandingan tersisa kini menjadi penentu arah sejarah Pesut Etam musim ini.

Kemenangan meyakinkan atas Semen Padang pada pekan ke-29 menjadi titik balik penting. Hasil tersebut membawa Borneo FC menyamai perolehan poin Persib Bandung di puncak klasemen.

Namun, situasi ini justru menghadirkan tekanan yang lebih besar bagi tim. Setiap laga kini memiliki nilai yang setara dengan partai final.

Winger andalan Borneo FC, Mariano Peralta, menyadari sepenuhnya kondisi tersebut. Ia menegaskan bahwa tim harus menjaga fokus di setiap pertandingan tersisa.

Dengan selisih poin yang sangat tipis, kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal. Karena itu, mental dan konsistensi menjadi faktor kunci dalam lima laga ke depan.


Lima Laga, Lima Final bagi Borneo FC

Gol Ikhsan Zikrak memupuskan tiga poin di depan mata Persija saat menjamu Borneo FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Mariano Peralta secara tegas menyebut lima laga sisa sebagai “final” yang harus dijalani dengan pendekatan maksimal. Tidak ada ruang untuk lengah di fase krusial ini.

“Sebelum pertandingan, semua orang mengira kami akan menang mudah. Kenyataannya tidak seperti itu, tapi yang penting kami berhasil menyamai Persib di puncak klasemen,” ujar pemain asal Argentina itu.

Pernyataan tersebut mencerminkan realitas yang dihadapi Borneo FC. Setiap lawan memiliki motivasi berbeda yang membuat pertandingan tidak pernah mudah.

“Sekarang ada lima laga final tersisa bagi kami. Kami ingin terus menjaga peluang juara,” imbuhnya.

Borneo FC masih harus menghadapi Persik Kediri, Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United. Rangkaian laga ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Pesut Etam.


Performa Individu dan Kekuatan Kolektif

Winger Persib Bandung, Uilliam Barros memenangkan duel udara melawan para pemain Borneo FC Samarinda dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026). (Bola.com/Erwin Snaz)

Selain kontribusi tim, Mariano Peralta juga tampil menonjol secara individu musim ini. Ia menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad Borneo FC.

Peralta saat ini berada di posisi ketiga daftar top skor dengan 15 gol. Ia juga memimpin daftar assist dengan catatan 12 kontribusi.

Meski demikian, Peralta menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja tim. Ia menyoroti pentingnya peran setiap lini dalam menjaga keseimbangan permainan.

“Tentu saya merasa sangat baik. Tapi ini kerja keras tim. Seperti yang dibilang tentang Nadeo, dia menyelamatkan kami di pertahanan, sehingga kami bisa terus menyerang,” ujar Mariano Peralta.

Sumber: I.League

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya