Legenda Manchester United Bryan Robson Ragu Transfer Sandro Tonali ke Old Trafford Bisa Terwujud

Bryan Robson memperingatkan Manchester United soal potensi kegagalan transfer Sandro Tonali. Ia juga menyoroti kebutuhan lini tengah Setan Merah.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 24 April 2026, 09:47 WIB
Sandro Tonali menjadi keran gol bagi Newcastle setelah berhasil menjebol gawang lawan pada menit keempat. Dua gol tuan rumah kemudian ditambah oleh Joelinton (6') dan Sven Botman (52'). (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Bryan Robson memberikan peringatan serius kepada Manchester United terkait rencana transfer mereka di musim panas. Legenda Setan Merah itu menilai upaya merekrut gelandang Newcastle United, Sandro Tonali, bisa menemui jalan buntu.

Manchester United memang berencana memperkuat lini tengah setelah sebelumnya fokus membenahi lini serang. Beberapa nama sudah masuk dalam daftar incaran klub untuk meningkatkan kualitas skuad.

Namun, situasi di bursa transfer tidak selalu berjalan mulus sesuai rencana. Faktor harga dan keengganan klub asal melepas pemain menjadi tantangan besar bagi Setan Merah.

Di sisi lain, performa tim mulai membaik di bawah pelatih sementara Michael Carrick. Meski begitu, sektor gelandang tetap dianggap sebagai area yang perlu diperkuat.


Tantangan Besar Dalam Mendatangkan Pemain Target

Tambahan tiga poin membuat Manchester United kembali ke peringkat keempat dengan raihan 48 poin. Tampak dalam foto, pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar setelah pertandingan pekan ke-27 Liga Primer Inggris 2025/2026 melawan Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, barat laut Inggris, Senin 23 Februari 2026 waktu setempat atau Selasa 24 Februari 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Manchester United telah mengidentifikasi sejumlah gelandang potensial untuk direkrut. Nama-nama seperti Adam Wharton dan Elliot Anderson masuk dalam radar klub.

Selain itu, mereka juga dikaitkan dengan pemain top seperti Aurelien Tchouameni dan Sandro Tonali. Namun, proses negosiasi diprediksi tidak akan mudah.

"Akan selalu ada pemain berkualitas di sana dan Anda hanya berharap ketika pemandu bakat melihat mereka, Anda benar-benar bisa mendapatkannya," ujar Robson.

"Masalahnya adalah Anda bisa memiliki pemain yang ingin Anda datangkan ke klub, tetapi terkadang biaya transfernya sangat besar, atau klub mereka memang tidak ingin menjual," lanjut Robson.


Keraguan Soal Transfer Sandro Tonali

Newcastle United memastikan tempat di semifinal carabao Cup setelah mengalahkan Brentford di St James’ Park pada Kamis (19/12) dini hari WIB. (Owen Humphreys/PA via AP)

Sandro Tonali menjadi salah satu target yang cukup sering dikaitkan dengan Manchester United. Namun, peluang untuk merekrut pemain tersebut dinilai sangat kecil.

Newcastle dianggap tidak memiliki alasan untuk melepas pemain penting mereka. Apalagi klub tersebut memiliki kondisi finansial yang kuat.

"Saya melihat Tonali di Newcastle dan kami cukup sering dikaitkan dengannya di United," kata Robson.

"Klub seperti Newcastle dengan banyak uang, stadion selalu penuh dengan 60 ribu penonton setiap laga, apakah mereka benar-benar ingin kehilangan pemain seperti itu?" tambah Robson.


Peran Penting Pemain Berpengalaman di Lini Tengah

Dua gelandang Manchester United, Casemiro (kanan), dan Kobbie Mainoo. (AFP/Darren Staples)

Robson juga menyoroti pentingnya keseimbangan dalam lini tengah Manchester United. Ia menilai pengalaman pemain senior sangat dibutuhkan untuk membantu pemain muda berkembang.

Kehadiran Casemiro disebut memberikan dampak positif bagi perkembangan Kobbie Mainoo. Kombinasi keduanya membuat lini tengah lebih stabil.

"Saya pikir pengalaman Casemiro sangat membantu dia. Dia bisa menjadi pemain top, tetapi jika Casemiro pergi maka kami masih harus merekrut beberapa pemain di lini tengah," ujar Robson.

"Kami membutuhkan keseimbangan dalam skuad, terutama jika kami bermain di Liga Champions," lanjut Robson.


Dukungan untuk Michael Carrick

Hasil ini membuat skuad asuhan Michael Carrick tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 51 poin. Selain itu, tren positif tak pernah kalah dalam 11 laga terakhir di Liga Inggris terputus. (AP Photo/PA/Owen Humphreys)

Performa Manchester United di bawah Michael Carrick mendapat apresiasi dari Robson. Ia menilai sang pelatih mampu membawa perubahan positif dalam waktu singkat.

Carrick disebut berhasil menyederhanakan permainan tim dan memaksimalkan potensi pemain yang ada. Hal ini membuat performa tim menjadi lebih konsisten.

"Saya pikir Michael telah melakukan pekerjaan yang hebat. Dia membuat segalanya sederhana ketika datang dan itu memberikan keseimbangan yang baik," kata Robson.

"Jika dia membawa kami ke Liga Champions, tidak ada alasan bagi Manchester United untuk tidak memberinya kesempatan beberapa tahun ke depan," tutup Robson.

Sumber: Metro


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya