Liputan6.com, Jakarta - CEO Qualcomm, Cristiano Amon, dilaporkan melakukan kunjungan strategis ke Korea Selatan untuk bertemu dengan jajaran eksekutif Samsung.
Pertemuan tersebut memicu spekulasi kuat mengenai potensi kemitraan baru dalam produksi chip generasi mendatang menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer (2nm).
Advertisement
Fokus utama dari kunjungan Amon ini diyakini adalah negosiasi terkait produksi Snapdragon 8 Elite Gen 6, System-on-Chip (SoC) kelas atas yang akan menjadi otak bagi ponsel flagship di masa depan.
Mengutip GSM Arena, Kamis (23/4/2026), jika kesepakatan ini tercapai, langkah tersebut akan menandai kembalinya Qualcomm ke pangkuan Samsung Foundry.
Hubungan produksi keduanya sempat merenggang pada tahun 2022, ketika Qualcomm memutuskan untuk mengalihkan seluruh pesanan chip kelas atas mereka ke TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company).
Sinyal kerja sama ini sebenarnya sudah mulai terbaca sejak awal tahun. Pada ajang CES Januari 2026, Amon secara terbuka mengungkapkan bahwa Qualcomm sedang dalam tahap pembicaraan dengan Samsung mengenai pengembangan teknologi semikonduktor terbaru.
Efisiensi Biaya
Kembalinya minat Qualcomm terhadap Samsung tidak terjadi begitu saja. Berdasarkan laporan, ada dua faktor utama yang mendorong pergeseran peta kekuatan ini.
- Peningkatan Yield Rate: Samsung dikabarkan telah berhasil mengatasi masalah kronis terkait efisiensi produksi (yield) dan overheating. Masalah teknis inilah yang sebelumnya membuat Snapdragon 8 Gen 1 versi Samsung kurang kompetitif dibanding versi TSMC.
- Kenaikan Harga TSMC: Dominasi pasar TSMC belakangan ini dibarengi dengan kenaikan biaya produksi signifikan. Mencari alternatif fabrikasi pada proses 2nm menjadi langkah logis bagi Qualcomm untuk menjaga margin keuntungan dan diversifikasi rantai pasok.
Tantangan di Proses 2nm
Transisi ke proses 2nm merupakan lompatan besar dalam industri semikonduktor. Teknologi ini menjanjikan performa yang lebih tinggi dengan konsumsi daya yang jauh lebih efisien.
Bagi Samsung, memenangkan kontrak Snapdragon 8 Elite Gen 6 akan menjadi kemenangan besar untuk membuktikan bahwa teknologi GAA (Gate-All-Around) milik mereka mampu menandingi atau bahkan melampaui standar industri saat ini.
Hingga saat ini, baik Qualcomm maupun Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait detail kerja sama tersebut. Namun, kehadiran Amon di Seoul menjadi sinyal kuat bahwa peta persaingan produsen chip global akan segera mengalami perubahan besar.