Real Madrid Siapkan Peran Baru untuk Alvaro Arbeloa, Ada Manajer Baru?

Situasi Arbeloa semakin rapuh setelah Real Madrid raih hasil yang mengecewakan, salah satunya tersingkir dari kompetisi Eropa

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 22 April 2026, 06:00 WIB
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid sedang menyusun struktur tim untuk musim depan. Meski ketidakpastian menyelimuti Alvaro Arbeloa di kursi pelatih, klub tampaknya bertekad untuk mempertahankannya dalam proyek jangka panjang mereka.

Perkembangan terbaru dari Defensa Central menunjukkan bahwa kendati Arbeloa tidak melanjutkan sebagai manajer tim utama, ia tidak akan dipecat. Sebaliknya, manajemen klub sedang menjajaki cara untuk mengintegrasikannya ke dalam peran yang berbeda dalam struktur klub.

Situasi Arbeloa semakin rapuh setelah hasil yang mengecewakan. Tersingkirnya tim dari kompetisi Eropa dan menurunnya performa di Liga Spanyol telah secara signifikan melemahkan posisinya.

Pada tahap ini, hanya perubahan luar biasa yang dapat mengubah keadaan, dan skenario tersebut tampaknya sangat tidak mungkin. Meski demikian, posisi Real Madrid bukanlah penolakan total, karena klub masih menghargai pemahaman Arbeloa tentang filosofi mereka dan hubungannya dengan klub.

Di dalam Real Madrid, terdapat apresiasi yang jelas terhadap kerja Arbeloa, terutama di balik layar. Karena itu, alih-alih berpisah, dewan direksi sedang mempertimbangkan cara terbaik untuk memanfaatkan kekuatannya dalam kapasitas non-pelatih jika diperlukan.


Bertekad Mempertahankan Pengaruhnya

Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Menurut sumber tersebut, salah satu kemungkinan yang sedang dibahas adalah menempatkannya sebagai penanggung jawab akademi muda. Ini akan memungkinkannya untuk terus membina bakat-bakat muda, area di mana ia telah memberikan dampak yang kuat.

Pilihan lain adalah peran penghubung, bertindak sebagai jembatan antara ruang ganti, dewan direksi, dan manajer berikutnya, serta bertindak sebagai direktur baru akademi muda.

Kenaikan Arbeloa ke bangku pelatih senior terjadi setelah periode yang menjanjikan bersama Castilla, di mana ia membimbing tim tersebut ke persaingan promosi.


Belum Memenuhi Standar

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa pada pertandingan kontra Bayern Munchen di ajang Liga Champions. (Thomas COEX / AFP)

Pengangkatannya ke tim utama menyusul pemecatan Xabi Alonso, dengan harapan bahwa ia dapat melanjutkan momentum tersebut. Namun, mengulangi kesuksesan itu di level tertinggi terbukti jauh lebih sulit.

Hasilnya tidak konsisten, dan rekor tim, tujuh kekalahan dalam 21 pertandingan, belum memenuhi standar yang diharapkan di klub dengan reputasi seperti ini.

Arbeloa unggul adalah dalam komitmennya untuk mengembangkan pemain muda, karena keakrabannya dengan sistem akademi klub telah memungkinkan beberapa pemain muda berbakat untuk bersinar.


Perombakan Besar-besaran

Pemain Manchester City, Matheus Nunes (kiri), berebut bola dengan pemain Real Madrid Aurelien Tchouameni dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, Kamis, (11/12/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Kesediaannya untuk mempromosikan pemain muda telah menjadi salah satu dari sedikit titik terang selama masa yang penuh tantangan.

Sekarang, dengan perombakan besar-besaran di musim panas yang akan datang, Real Madrid tampaknya siap untuk melakukan perubahan di posisi manajer.

Namun, pintu tetap terbuka bagi Arbeloa untuk terus berkontribusi dalam kapasitas yang berbeda.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya