Manchester City vs Arsenal: Ini Alasan Premier League tak Usir Gabriel Usai Bentrok dengan Haaland

Premier League jelaskan alasan Gabriel Magalhaes hanya dikartu kuning usai insiden dengan Erling Haaland di laga Manchester City vs Arsenal.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 20 April 2026, 13:20 WIB
Erling Haaland dan Gabriel Magalhaes bersitegang pada laga Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan panas antara Manchester City dan Arsenal di pekan ke-33 Premier League menyisakan kontroversi besar. Insiden antara Gabriel Magalhaes dan Erling Haaland menjadi sorotan utama dalam laga di Etihad Stadium, Minggu, 19 April 2026.

Ketegangan memuncak di babak kedua ketika Gabriel terlihat mendorong kepalanya ke arah Haaland dalam sebuah duel fisik. Aksi tersebut memicu reaksi keras dari pemain City, termasuk pelatih Te Citizenz, Josep Guardiola.

Namun keputusan wasit justru memancing tanda tanya. Wasit Anthony Taylor hanya mengganjar Gabriel dengan kartu kuning meski tayangan ulang memperlihatkan potensi pelanggaran serius.

Keputusan itu langsung menjadi bahan perdebatan, baik di lapangan maupun di kalangan pengamat. Banyak pihak menilai insiden itu bisa saja mengubah jalannya pertandingan jika keputusan berbeda diambil.


Penjelasan Resmi Pihak Premier League

Erling Haaland dan Gabriel Magalhaes bersitegang pada laga Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Pihak Premier League akhirnya angkat bicara untuk meredam polemik yang berkembang. Melalui pernyataan resmi via X, mereka menjelaskan alasan di balik keputusan kontroversial tersebut.

Dalam klarifikasi yang dirilis melalui The Premier League Match Centre, insiden itu telah diperiksa ulang oleh VAR yang bertugas. John Brooks sebagai petugas VAR turut memastikan keputusan di lapangan tetap berlaku.

Menurut hasil peninjauan, tindakan Gabriel dinilai tidak memenuhi kriteria pelanggaran berat. Intensitas kontak dianggap tidak cukup agresif untuk dikategorikan sebagai kekerasan yang layak diganjar kartu merah.

"Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR - dengan tindakan Gabriel dianggap tidak terlalu agresif atau kasar," tulis pihak Premier League, dikutip dari Goal.


Pardew Angkat Suara, Singgung Pengalaman Pribadi

Striker Man City, Erling Haaland (kiri), berduel dengan Gabriel Magalhaes pada pertandingan Liga Inggris pekan 30 di Etihad Stadium, Minggu (31/3/2024) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Reaksi keras juga datang dari mantan manajer Newcastle United, Alan Pardew. Ia mengaku heran dengan keputusan tersebut, mengingat pengalaman pribadinya di masa lalu.

Pardew pernah menerima hukuman berat karena insiden serupa pada tahun 2014. Saat itu, ia bahkan dijatuhi denda besar akibat tindakan yang dinilai tidak pantas di pinggir lapangan.

Menurutnya, tindakan Gabriel memiliki kemiripan dengan kejadian yang pernah ia alami. Ia merasa standar penilaian yang digunakan saat ini berbeda dengan yang diterapkan kepadanya dulu.

"Saya didenda 150 ribu poundsterling untuk itu, jadi Anda tahu bagaimana perasaan saya. Ia jelas-jelas menempatkan kepalanya di tempat yang tidak seharusnya, sedikit mirip dengan saya," ketus Pardew.

(Goal)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya